Lompat ke konten
Selasa, 13 Oktober 2026
Breaking
MEGAPOLITANJakarta

Gubernur DKI kaget isu tarif parkir Jakarta naik Rp60 ribu

Khalied Malvino1 menit baca
Bagikan
dok-ant-pramono-tarif-parkir
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Courtesy: Antara)

PRIORITAS, 24/8/26 (Jakarta): Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi isu tarif parkir naik hingga Rp60.000 per jam.

Pihaknya menegaskan Pemprov DKI Jakarta belum menetapkan patokan angka fantastis tersebut. Pramono memberikan bantahan langsung mengenai asal-usul angka tersebut di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel).

"Usulan angka kenaikan tarif parkir sebesar Rp60.000/jam, sama sekali bukan angka dari Pemerintah DKI Jakarta. Itu saya sendiri tidak tahu angkanya dari mana," katanya, dikutip Senin (24/8/26).

Pramono mengaku baru mengetahui nominal angka tersebut dari perbincangan ramai media sosial. Pemprov DKI Jakarta saat ini masih mengkaji penyesuaian tarif secara rasional.

Pemerintah daerah memikirkan berbagai faktor kelayakan penetapan besaran tarif anyar.

"Pemerintah DKI Jakarta tentunya dalam memutuskan pasti mempertimbangkan banyak hal. Termasuk, berapa yang wajar. Sampai hari ini belum ada keputusan apapun tentang itu. Bahkan angka Rp60.000 saya baru tahu ketika sudah viral," jelasnya.

Jajaran DPRD DKI Jakarta melalui Bapemperda juga sedang mematangkan rancangan aturan perparkiran tersebut. Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter menjelaskan rencana penerapan sistem zonasi wilayah.

Pihaknya bakal membedakan tarif parkir berdasarkan kawasan aktivitas ekonomi. Kawasan bisnis seperti SCBD, Kemang, hingga Pantai Indah Kapuk akan menerapkan tarif lebih tinggi.

Pusat bisnis memiliki nilai ekonomi tinggi dan membutuhkan penataan khusus. Wilayah pinggiran Jakarta justru menerapkan tarif lebih murah sesuai kondisi masyarakat setempat. (P-*/Khalied M)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami