PRIORITAS, 11/8/26 (Palu): Pasar China kini terus memburu produk durian beku asal
Sulawesi Tengah. Lonjakan permintaan ini terjadi secara sangat signifikan sejak awal tahun 2026.
Badan Karantina Indonesia (
Barantin) mengonfirmasi tren kenaikan yang amat pesat ini. Kepala Balai Karantina Sulteng, Ahmad Mansur Alfian, menyampaikan data statistik terbaru.
Pihaknya mencatat volume ekspor sebesar 6.615 ton pada Januari hingga Mei. Angka pengiriman tersebut meroket drastis hingga mencapai 7.344 ton pada Juli. Rekor baru ini menandai era keberhasilan baru bagi komoditas lokal.
Ratusan Kontainer Berlayar Melalui Pelabuhan Pantoloan
Pengiriman buah lezat ini baru pertama kali berjalan pada tahun 2026. Tahun-tahun sebelumnya belum pernah mencatat aktivitas ekspor durian ke China.
Pihak eksportir memberangkatkan total 272 kontainer hingga bulan Juli lalu. Ratusan kontainer tersebut berangkat resmi dari Pelabuhan Pantoloan Palu.
Setiap satu kontainer mengangkut sekitar 27 ton durian beku berkualitas. Nilai komoditas per kontainer berkisar antara Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Jika kita menghitung totalnya, potensi nilai ekonomi ekspor ini sangat luar biasa.
Kualitas Terjaga Ketat Tanpa Adanya Komplain
Pasar China menunjukkan kepuasan yang luar biasa terhadap durian Sulteng. Pembeli di sana tidak mengajukan komplain sama sekali terkait komoditas pengiriman.
Barantin terus menjalankan pengawasan ketat di setiap rantai pasok. Petugas memastikan seluruh produk memenuhi standar persyaratan karantina internasional.
Langkah pengawasan ini menjaga standar kualitas serta keamanan pangan durian. Pekerja di Kabupaten Parigi Moutong juga mengemas durian montong dengan sangat teliti. Saat ini ada tujuh perusahaan packing house yang aktif melakukan ekspor.
Masa Depan Cerah Petani dan Investasi Daerah
Tingginya permintaan pasar internasional memberi peluang emas bagi pengusaha daerah. Pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi durian secara bertahap.
Ekspor ini sekaligus memperluas jangkauan pasar komoditas hortikultura Sulawesi Tengah. Durian lokal kini makin populer dan mendapat pengakuan luas di dunia internasional.
Peningkatan volume pengiriman ini memicu daya tarik investasi baru di daerah. Program hilirisasi durian akan terus berkembang pesat ke depannya. Muaranya, tingkat kesejahteraan para petani durian lokal tentu akan makin meningkat drastis. (P-sm)