Dimulai sejak kemarin, dari Bandung Citilink layani lima kota besar di Indonesia.(Antara)PRIORITAS, 18/8/26 (Tangerang): Jaringan penerbangan nasional kembali diperkuat oleh maskapai penerbangan Citilink dengan mengoperasikan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat ke lima kota besar di Indonesia yang dimulai sejak Senin (17/8/26).
Menurut Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro dalam keterangan tertulis yang terkonfirmasi di Tangerang, Selasa (18/8/26), pengoperasian penerbangan dari Bandara Husein merupakan bagian dari upaya mendukung konektivitas nasional sekaligus mengoptimalkan potensi pasar penerbangan dari dan menuju Bandung.
“Untuk pengoperasian penerbangan dari Bandung juga merupakan upaya Citilink dalam mendukung transformasi kinerja Garuda Indonesia Group melalui penguatan jaringan penerbangan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Dikatakannya, penerbangan yang dibuka dari Bandung menuju lima kota besar itu, diantaranya seperti rute Bandung menuju Medan, Denpasar, Surabaya, dan sebaliknya.
Kemudian mulai tanggal 18 Agustus 2026, Citilink juga melayani penerbangan dari Bandung menuju Palembang dan Balikpapan, serta sebaliknya.
“Kembalinya layanan penerbangan dari Bandung diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, bisnis, serta perekonomian di Jawa Barat dan berbagai daerah tujuan,” harapnya.
Dijelaskannya, layanan penerbangan rute Bandung menuju Medan, Denpasar, Surabaya, Palembang dan Balikpapan akan dioperasikan menggunakan armada Airbus A320 dengan frekuensi penerbangan setiap harinya.
Lebih lanjut menurutnya, melalui pengoperasian lima rute tersebut, pihaknya berharap dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia, sehingga menghadirkan konektivitas yang semakin luas dengan akses perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman.
“Bersama Garuda Indonesia Group, Citilink akan terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas udara nasional, memperluas aksesibilitas antardaerah, serta menghadirkan layanan penerbangan yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu,” katanya.(P-am)