Warga melintas di tengah banjir di Baros, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (11/1/26). (Antara)PRIORITAS, 11/1/26 (Jakarta): BPBD Kabupaten Serang, Banten, melaporkan, bencana banjir menggenangi puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum di Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Minggu (11/1/26).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menjelaskan kejadian itu dipicu oleh curah hujan tinggi yang disertai angin kencang sejak sekitar pukul 04.50 WIB.
“Hujan deras mengakibatkan jebolnya irigasi Kali Cisereh dan tersumbatnya aliran drainase, sehingga air meluap ke pemukiman warga,” tutur Ajat, dikutip dari Antara.
Berdasarkan data kaji cepat di lapangan, banjir melanda dua titik lokasi yakni Kampung Polokiong dan Kampung Siliwung. Dampak terparah terjadi di Kampung Polokiong RT 06/RW 01, dimana sebanyak 33 rumah yang dihuni 58 Kepala Keluarga (KK) atau 174 jiwa terendam air.
Selain menggenangi kawasan permukiman, banjir di wilayah itu turut merendam fasilitas umum berupa Kantor Desa Baros. Dampaknya, tercatat enam warga lanjut usia serta 24 anak-anak terdampak kejadian tersebut.
Banjir merendam satu unit rumah
Adapun di lokasi lain, tepatnya di Kampung Siliwung RT 01/RW 05, banjir merendam satu unit rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total enam orang.
“Total keseluruhan ada 34 rumah terdampak. Ketinggian air bervariasi, untuk di Kampung Siliwung sekitar 10-15 centimeter, sedangkan di Polokiong mencapai 20-30 centimeter,” imbuhnya.
BPBD Kabupaten Serang menerima laporan kejadian pada pukul 12.05 WIB dan langsung memberangkatkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian pada pukul 15.00 WIB untuk melakukan penanganan serta validasi data.
Dalam penanganan ini BPBD berkoordinasi dengan unsur Damkar Kabupaten Serang, Koramil (Babinsa), Polsek, pihak kecamatan, serta perangkat desa setempat.
“Hingga sore hari kondisi Tinggi Muka Air (TMA) masih berkisar 20-30 centimeter. Tidak ada korban jiwa maupun kebutuhan mendesak yang dilaporkan, namun pemantauan terus dilakukan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. (P-Zamir)