PRIORITAS, 19/4/26 (Denver): Di hadapan lebih dari 75.000 penonton, megabintang Lionel Messi tampil gemilang dengan mencetak dua gol atau brace untuk Inter Miami. Messi membawa Inter Miami menang dramatis 3-2 atas Colorado Rapids dalam lanjutan Major League Soccer (MLS), Minggu (19/4/26) pagi WIB.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi hadiah bagi pelatih baru Miami, Guillermo Hoyos. Pelatih berusia 62 tahun itu menggantikan Javier Mascherano yang mundur karena alasan pribadi, tidak banyak mengubah komposisi tim, hanya memasukkan German Berterame untuk menggantikan Tadeo Allende yang masih cedera.
“Kami memiliki pemain terhebat dalam sejarah, seseorang yang benar-benar mengubah momentum pertandingan,” kata Hoyos. Hasil ini mengangkat Inter Miami ke posisi kedua klasemen Wilayah Timur MLS. “Ini melanjutkan kerja keras yang telah kami lakukan dan kemajuan yang telah dicapai tim. Tim ini adalah juara bertahan MLS. Kami adalah unit yang solid,” ujarnya.
Akomodir minat publik saksikan Messi
Laga digelar di Stadion NFL di Denver untuk mengakomodasi tingginya minat publik menyaksikan Messi. Pertandingan sempat terlihat akan menjadi milik tuan rumah setelah Colorado bangkit dari ketertinggalan dua gol. Namun, Messi kembali menunjukkan kelasnya. Setelah sebelumnya mencetak gol dari titik penalti, ia memastikan kemenangan lewat aksi individu brilian di menit akhir.
Menerima umpan terobosan dari Rodrigo De Paul, Messi berlari mengejar bola dari sisi kanan, masuk ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang melewati tiga pemain bertahan sebelum bersarang di sudut gawang.
Gol tersebut memastikan kemenangan sekaligus memberikan Hoyos kemenangan perdananya sejak menggantikan Javier Mascherano.
Bermain di hadapan 75.824 penonton, yang menjadi salah satu rekor tertinggi dalam sejarah MLS, Inter Miami sempat tampil lambat pada awal pertandingan. Peluang emas datang saat Josh Atencio melanggar Yannick Bright di kotak penalti. Setelah melalui pemeriksaan VAR yang cukup lama, Messi sukses mengeksekusi penalti dengan tenang ke tengah gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Miami menggandakan keunggulan. Kesalahan pemain Colorado di area sendiri dimanfaatkan Messi untuk mengalirkan bola kepada Mateo Silvetti, yang kemudian mengirim umpan silang kepada Berterame untuk disundul menjadi gol.
Pada babak kedua, Colorado bangkit. Rafael Navarro mencetak gol spektakuler setelah melakukan penetrasi dari tengah lapangan dan menaklukkan kiper dengan tembakan ke sudut kanan bawah. Pelatih Colorado, Matt Wells, mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Darren Yapi menggantikan Hamzat Ojediran seperti dikutip Beritasatu.com. Meski sempat mendapat tekanan, Inter Miami akhirnya memastikan kemenangan berkat aksi magis Messi pada penghujung laga, sekaligus menegaskan pengaruh besarnya bagi tim. (P-wr)