PRIORITAS, 2/4/2026 (Natuna): Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menggelar sayembara dengan hadiah Rp5 juta bagi masyarakat yang melaporkan pelaku pembakaran lahan.
Langkah ini diambil untuk menekan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna, Syawal, mengatakan laporan harus disertai bukti kuat, seperti foto kejadian, lokasi, identitas pelaku, serta minimal dua orang saksi.
“Identitas pelapor akan dirahasiakan,” ujarnya, dalam keterangannya Rabu (1/4/2026).
Program ini merupakan kesepakatan bersama lintas pemangku kepentingan guna mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, menegaskan pencegahan karhutla menjadi tanggung jawab bersama. Dampak kebakaran dinilai sangat luas, mulai dari kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga gangguan kesehatan.
Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti sosialisasi, patroli rutin di wilayah rawan, pemasangan imbauan, hingga pemadaman langsung saat ditemukan titik api.
Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menekan angka kebakaran serta mencegah meluasnya karhutla di wilayah Natuna.(P-Jeff K)