
Bintang K-pop EJAE (kanan) tampil bersama penyanyi tenor kawakan Italia, Andrea Bocelli, dalam acara pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City, Meksiko, Jumat (12/6/26) dinihari WIB. (Courtesy: TVRINews.com) PRIORITAS, 12/6/26 (Mexico City): Salah satu yang menarik dari acara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/06/26) malam waktu setempat atau Jumat (12/06/26) dini hari WIB adalah penampilan bintang K-pop EJAE.

Terlahir dengan nama Kim Eun-jae, EJAE tampil bersama penyanyi tenor kawakan Italia, Andrea Bocelli, setelah penampilan deretan bintang Amerika Latin seperti Shakira.
EJAE dan Andrea Bocelli tampil di panggung utama membawakan lagu resmi turnamen, DNA, didampingi seorang dengan kekuatan bintang global yang luar biasa.
DNA merupakan “lagu kebangsaan” resmi Piala Dunia 2026 yang diminta FIFA untuk seremonial yang dirancang untuk suasana stadion dan intro siaran.

Sedangkan Dai Dai yang ditulis dan dibawakan oleh penyanyi latin nan seksi, Shakira, dan bintang Afrobeats asal Nigeria Burna Boy merupakan lagu resmi turnamen yang berfokus pada penonton dan mudah diputar di media audio.
Dilansir dari TVRInews.com, DNA sejatinya dinyanyikan dan direkam resmi oleh empat nama terkenal di musik dunia, yakni David Guetta, Megan Thee Stallion, Andrea Bocelli, dan EJAE. Namun di acara pembukaan Piala Dunia 2026, hanya Bocelli dan EJAE yang diberi kehormatan untuk pertama kalinya membawakan lagu DNA secara langsung di depan publik.
Menarik untuk mencermati sensasi K-pop dari EJAE yang berbagi mikrofon dengan maestro vokal klasik sekelas Bocelli. EJAE sendiri sudah dikenal luas di industri musik karena karya penulisan lagu dan komposisinya yang brilian untuk grup-grup ternama seperti Red Velvet, Aespa, Twice, Nmixx, Le Sserafim, dan Kep1er.
Seperti dalam rekaman, EJAE mampu memberikan sentuhan pop internasional yang mencerminkan sifat mendunia dari Piala Dunia 2026. Adapun Bocelli berhasil menghadirkan kemegahan sinematik dengan gaya suara klasiknya. (P-*/rwt)

