Lompat ke konten
Senin, 12 Oktober 2026
Breaking
HEADLINE NEWSDAERAHHUMANIORABencanaLingkungan

Ada korporasi penyebab kebakaran hutan di Kalimantan? Prabowo tegas: “Harus kita tindak ya, akan kita tindak..!"

Jeffrey Rawis2 menit baca
Bagikan
presidenri.go.id-22082026201948-6a89a1f4c26751.26686745-e1787404807273
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangannya kepada awak media usai memimpin rapat terkait penanganan Karhutla di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 kemarin. (BPMI Setpres/Laily Rachev)

PRIORITAS, 23/8/26 (Palangka Raya): Presiden Prabowo Subianto terjun langsung ke Kalimantan. Selain memastikan penguatan operasi pemadaman dan pemenuhan kebutuhan di lapangan, Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kemungkinan adanya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja oleh korporasi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dan terbukti secara hukum.

“Harus kita tindak ya, akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan,” tegas Presiden Prabowo dalam keterangan pers usai menggelar rapat bersama jajaran terkait di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu (22/8/26).

Adapun pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan Kebajaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilakukan pemerintah melalui dua langkah secara bersamaan. Yakni, memperkuat upaya pengendalian kebakaran di lapangan sekaligus memastikan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

Prioritaskan mitigasi untuk menghentikan perluasan kebakaran

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat upaya penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan. Pemerintah memprioritaskan langkah mitigasi untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik-titik api baru.

“Saya sudah lihat situasi kita ikuti terus. Kita ambil langkah-langkah ya, mitigasi, yang penting kita segera hentikan perluasan penambahan titik api. Alhamdulillah ini berjalan terus,” ujar Presiden kepada awak media yang hadir di lokasi.

Pada rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan situasi di lapangan, termasuk berbagai kebutuhan untuk memperkuat operasi penanganan Karhutla. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut agar penanganan dapat berjalan secara optimal.

“Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi lah,” ungkap Presiden lagi.

Optimis kebakaran dapat segera dikendalikan

Kemudian, Presiden Prabowo pun menyampaikan optimismenya bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan.

Adapun keyakinan tersebut, demikian siaran BPMI Setpres, didasarkan pada pengalaman Indonesia dalam menghadapi karhutla pada tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi yang bahkan lebih berat sekalipun.

“Jadi saya berharap kita segera bisa kendalikan. Dan kalau kita lihat sejarah tahun-tahun, berapa tahun-tahun yang dulu sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera kita atasi,” tegas Kepala Negara. (P-*/jr)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami