Catherine O’Hara, ibu Kevin di ‘Home Alone’ dan mantan pelayan meninggal dunia

Rebecca Wilhelmina T
Sabtu, 31 Januari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 31/1/26 (Los Angeles, AS): Aktris Hollywood Catherine O’Hara meninggal dunia pada Jumat (30/1/26) waktu setempat di rumahnya di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), dalam usia 71 tahun. O’hara menjadi sangat populer saat berperan sebagai ibu Kevin (Macaulay Culkin) dalam film Home Alone.

Kabar duka tersebut disampaikan agensi O’Hara pada Jumat waktu LA kepada BBC, dan disebarkan berbagai media yang masuk ke Indonesia pada Sabtu (31/1/26).

Disebutkan, semasa hidupnya, O’Hara berulang kali mendulang kesuksesan karena penampilan sinematiknya yang ciamik, tulis CNN Indonesia.

O’Hara pernah berperan dalam film satir horor Beetlejuice pada 1988, dengan memerankan Delia Deetz yang memimpin para tamu kerasukan untuk berdansa diiringi lagu Day-O.

Dua tahun berselang, ia bermain dalam film Home Alone sebagai ibu Kevin, sang pemeran utama. Teriakan paniknya “Kevin!” saat menyadari sang putra tertinggal ketika liburan Natal menjadi salah satu momen paling berkesan dari film komedi tersukses sepanjang masa itu.

Pemeran Kevin, Macaulay Culkin, telah menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya O’Hara yang dipanggilnya “Mama”.

“Mama. Saya pikir kita masih punya waktu. Saya ingin lebih (banyak menghabiskan waktu bersamamu). Saya ingin duduk di kursi di sebelahmu. Mendengarmu (bercerita). Banyak yang bisa saya katakan. Saya mencintaimu. Sampai jumpa lagi,” tulis Culkin di akun Instagram-nya.

Mantan pelayan

Catherine O’Hara. (Courtesy: Getty Image via AFP)

Dalam penelusuran, O’Hara memulai kariernya sebagai aktris di teater Toronto Second City pada tahun 1970-an. Ia sebelumnya bekerja sebagai pelayan, namun kemudian mengikuti audisi.

Catherine O’Hara terkenal karena lawakannya kala berlaga. Kemampuan komedi itu semakin terasah setelah bergabung dengan para pemain acara komedi sketsa Second City Television, salah satu program TV Kanada paling sukses sepanjang masa.

Sang aktris mengaku darah Kanadanya membantu mengembangkan selera humornya.

Tak hanya di Home Alone. Karier O’Hara mulai melesat pesat ketika usianya memasuki masa senja berkat serial komedi Kanada Schitt’s Creek, yang menjadi salah satu hit terbesar selama lockdown Covid-19.

Serial komedi tentang orang asing di lingkungan baru ini menceritakan keluarga Rose yang kaya raya ketika mereka tiba-tiba kehilangan uang dan rumah mewah, dan terpaksa pindah ke motel kumuh di kota terpencil yang mereka beli sebagai lelucon.

Karakter Moira yang diperankan O’Hara sangat menyenangkan, dengan aksennya yang berubah-ubah, selera fashionnya yang aneh, dan kalimat-kalimat jenaka yang brilian, seperti “Jangan pernah berasumsi, Twyla, karena ketika kau berasumsi, itu akan membuat kita berdua terlihat bodoh.”

Catherine O’Hara memenangkan Penghargaan Emmy untuk aktris kategori komedi berkat serial tersebut. Ia berterima kasih kepada lawan mainnya, Eugene dan Dan Levy, karena telah memberinya kesempatan untuk memerankan “seorang wanita di usia tertentu, usia saya, yang dapat sepenuhnya menjadi dirinya yang konyol”.

Ia terus berakting hingga menjelang kepergiannya. Ia memainkan peran sebagai terapis dalam drama fiksi ilmiah HBO, The Last of Us, dan sebagai eksekutif film yang dipecat dalam film Seth Rogen, The Studio, tahun lalu.

Prestasi lainnya adalah O’Hara memenangkan penghargaan Golden Globe untuk aktris terbaik pada tahun 2021 untuk perannya dalam Schitt’s Creek dan dinominasikan untuk perannya dalam The Studio di ajang penghargaan tahun ini.

Dia juga dinominasikan di Actor Awards (sebelumnya Screen Actors Guild Awards), yang berlangsung pada bulan Maret, untuk perannya sebagai Patty di The Studio.

O’Hara meninggalkan suaminya, Bo Welch, dan putra-putranya, Matthew dan Luke. Ia juga meninggalkan saudara-saudaranya Michael O’Hara, Mary Margaret O’Hara, Maureen Jolley, Marcus O’Hara, Tom O’Hara, dan Patricia Wallice. (P-*/rwt)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025