Tupac dan Snoop Dogg sama-sama merupakan bagian dari label rekaman asal Los Angeles, Death Row Records, yang dijalankan oleh Suge Knight (BBC).PRIORITAS, 18/8/26 (Jakarta): Persidangan kasus pembunuhan legenda hip-hop Tupac Shakur akhirnya bergulir di Las Vegas setelah mengendap selama hampir tiga dekade. Pihak kepolisian telah menetapkan mantan bos geng, Duane “Keffe D” Davis, sebagai terdakwa utama dalam kasus penembakan tahun 1996 tersebut. Saat ini, proses pemilihan juri telah selesai sehingga persidangan dapat segera memulai agenda pembacaan dakwaan. Oleh karena itu, publik sangat menantikan pengungkapan persaingan berdarah antara geng Bloods dan Crips di ruang sidang.

Pembunuhan Tupac turut mengangkat rapper tersebut dari sosok yang identik dengan gangsta rap menjadi ikon budaya (BBC).
Sementara itu, kasus rumit ini mencuat kembali berkat pengakuan terang-terangan dari Davis sendiri melalui buku memoar terbitan tahun 2019. Dalam bukunya, ia mengaku berada di dalam mobil pelaku serta menyerahkan senjata api kepada penembak Tupac. Lebih lanjut, jaksa menilai tindakan Davis mendalangi penembakan tersebut sebagai aksi balas dendam atas penganiayaan keponakannya.
Namun, tim kuasa hukum kini membantah isi buku tersebut dan mengklaim narasi di dalamnya hanyalah rekaan fiktif demi mengejar keuntungan finansial seperti dilansir oleh BBC.
Deretan saksi kunci dan panggung keadilan
Di sisi lain, proses hukum ini berpotensi menghadirkan ratusan saksi kunci dari kalangan selebritas hingga mantan pejabat kepolisian. Salah satu nama yang menjadi sorotan utama adalah mantan CEO Death Row Records, Suge Knight, yang menjadi saksi mata saat penembakan terjadi.
Selain itu, nama produser ternama Sean “Diddy” Combs juga ikut terseret setelah Davis pernah menyebutnya menawarkan uang imbalan untuk mengeliminasi Tupac. Kendati demikian, Combs membantah keras tuduhan tersebut.
Pada akhirnya, persidangan bersejarah ini menjadi momen krusial untuk membongkar misteri terbesar dalam industri musik dunia. Masyarakat kini menunggu keputusan akhir hakim untuk menentukan nasib Davis atas keterlibatannya dalam tragedi kelam tersebut. Hasil persidangan ini diharapkan mampu memberikan keadilan nyata bagi keluarga serta jutaan penggemar Tupac di seluruh dunia. (P-Gio R)