

PRIORITAS, 20/6/26 (Jakarta): Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh proses naturalisasi pemain untuk memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir usai bertemu Presiden Prabowo bersama pelatih timnas Indonesia John Herdman di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/26) malam.
“Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan, ‘pokoknya saya sebagai pimpinan negara, apa pun yang bisa kita dukung untuk sepak bola, akan saya lakukan’,” ujar Erick.
Menpora menjawab pertanyaan wartawan mengenai perkembangan proses naturalisasi pesepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery yang telah memperoleh persetujuan dari Komisi XIII dan Komisi X DPR RI.

Erick menjelaskan, proses naturalisasi kedua pemain tersebut saat ini tinggal menunggu surat dari pimpinan DPR kepada pemerintah sebagai tindak lanjut setelah persetujuan di tingkat komisi.
Dikatakannya, tahapan berikutnya adalah pengesahan dalam rapat paripurna DPR sebelum usulan tersebut disampaikan kepada Presiden. Setelah itu, kedua pemain dapat menjalani pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia.
“Saya tunggu dari DPR. Setelah disahkan dalam rapat paripurna, baru disampaikan kepada Bapak Presiden,” jelasnya.
Komitmen Presiden Prabowo
Dilansir dari Antara pada Jumat (19/6/26) malam WIB, Erick mengatakan Presiden Prabowo berkomitmen mendukung berbagai langkah yang dapat meningkatkan prestasi sepak bola nasional, termasuk proses naturalisasi pemain yang dibutuhkan tim nasional.
Menpora menegaskan, program naturalisasi masih menjadi bagian dari strategi pengembangan sepak bola Indonesia, namun tetap mengutamakan pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia.
“Naturalisasi masih menjadi bagian dari program kita, terutama untuk pemain yang memang memiliki darah Indonesia,” katanya.
Ditambahkan Erick, para pemain yang menjalani naturalisasi juga menunjukkan komitmen untuk membela dan memperkuat tim nasional Indonesia.
Di sisi lain, ia menegaskan pengembangan talenta sepak bola nasional tetap menjadi prioritas melalui kompetisi usia muda dan pembinaan pemain di berbagai daerah. Menurut dia, pelatih tim nasional John Herdman juga terus memantau potensi pemain muda Indonesia.
“Keseimbangan antara persiapan tim nasional senior dan kelompok usia muda harus terus dijaga. Kita melihat banyak potensi pemain lokal yang terus berkembang dan dipantau tim pelatih,” ucap Erick. (P-*/ht)

