
Foto ilustrasi emas Antam. (Dok/voi.id)PRIORITAS, 15/6/26 (Jakarta): Harga acuan emas tercatat melemah pada Juni 2026 di tengah tekanan suku bunga global yang masih tinggi.

Pergerakan tersebut mencerminkan perubahan arah investasi di pasar internasional. Instrumen berbasis bunga mulai lebih diminati oleh pelaku pasar.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai kondisi ini berdampak langsung terhadap penurunan minat investasi pada emas.
“Harga acuan emas turun pada Juni 2026, Kemendag sebut suku bunga tinggi tekan minat investasi global,” ujar Kemendag melalui keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/26)..

Kenaikan suku bunga di berbagai negara mendorong investor beralih ke aset dengan imbal hasil lebih tinggi. Emas pun mengalami tekanan dari sisi permintaan.
Minat terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai cenderung melemah dalam situasi tersebut. Dampaknya terlihat pada harga acuan yang terkoreksi.
Selain faktor suku bunga, dinamika ekonomi global juga turut memengaruhi keputusan investasi. Pelaku pasar memilih bersikap selektif dalam menempatkan dana.
Kemendag terus mencermati perkembangan harga komoditas strategis. Pemantauan dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar domestik. (P-Khalied M)

