
Foto ini menampilkan pemandangan Pelabuhan Los Angeles pada momen yang tenang. Inilah salah satu pelabuhan di Amerika Serikat. (‘Courtesy’ Dok Tonlexing Ligistics)PRIORITAS, 30/4/26 (Jakarta): Melalui kunjungan Misi Dagang Keamanan dan Teknologi Maritim ke Jakarta dan Surabaya pada 27–29 April 2026, Amerika Serikat menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim dengan Indonesia.

Disebutkan, misi yang difasilitasi Bagian Perdagangan Kedutaan Besar AS di Jakarta tersebut menjadi kunjungan dagang pertama yang secara khusus berfokus pada sektor maritim di Indonesia, sekaligus mencerminkan penguatan kemitraan kedua negara di bidang infrastruktur dan teknologi kemaritiman maju.
“Senang sekali dapat mempertemukan perusahaan-perusahaan terdepan AS di bidang teknologi dan keamanan maritim dengan mitra di Indonesia untuk memajukan prioritas bersama,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M Haymond dalam rilis pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu (29/4/26) kemarin.
Penjajakan bisnis dengan perusahaan lokal

Adapun selama kunjungan, delegasi AS melakukan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan di Jakarta, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Danantara Indonesia, serta TNI Angkatan Laut RI.
Juga ada agenda mencakup penjajakan bisnis dengan perusahaan lokal, kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, serta resepsi jejaring yang mempertemukan pemerintah, asosiasi maritim, BUMN, dan sektor swasta kita.
Sementara di Surabaya, delegasi mengikuti sesi pengarahan di Konsulat Jenderal AS, mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak, serta berdiskusi dengan pimpinan TNI Angkatan Laut.
AS berkomitmen hadirkan solusi inovatif
Selanjutnya Haymond menegaskan, Amerika Serikat (AS) akan terus berkomitmen menghadirkan solusi inovatif dan berkualitas tinggi serta bermitra dengan Indonesia untuk mendukung sektor maritim yang aman, tangguh, dan berorientasi ke masa depan nanti.
Disebutkan pula, delegasi AS terdiri atas sejumlah perusahaan teknologi maritim yang menjajaki peluang kolaborasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi maritim Indonesia, dikutip Antara.
Diketahui, Indonesia dipilih sebagai tujuan lanjutan setelah misi dagang di Singapura dalam rangka Singapore Maritime Week. (P-*r/se)

