Dua Marinir AS ditangkap di Okinawa terkait dugaan mabuk dan penyusupan

Zamir Ambia
Senin, 27 April 2026
1 menit membaca

PRIORITAS, 27/4/26 (Jakarta): Dua personel marinir Amerika Serikat (AS) yang bertugas di Prefektur Okinawa, wilayah paling selatan Jepang, diamankan aparat kepolisian setempat pada Minggu (26/4/26). Keduanya ditahan dalam kasus berbeda, yakni dugaan masuk tanpa izin serta mengemudi dalam kondisi mabuk, menurut laporan media lokal.


Laporan Kyodo News menyebutkan salah satu marinir ditangkap pada Minggu (26/4/26) pagi waktu setempat setelah diduga memasuki sebuah hotel di Okinawa tanpa izin. Sementara marinir lainnya diamankan sekitar siang hari terkait dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Meski demikian, kedua pria tersebut membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada mereka.

Okinawa diketahui menampung sekitar 70 persen pangkalan militer AS di Jepang, walaupun wilayah itu hanya mencakup sekitar 0,6 persen dari total daratan Jepang.

Kasus kriminal yang melibatkan personel militer AS di Okinawa, mulai dari tindak pembunuhan, pemerkosaan, hingga perampokan, selama bertahun-tahun menjadi persoalan sensitif dan memicu kekhawatiran masyarakat setempat.


Berdasarkan data resmi, sepanjang 2025 kepolisian Okinawa menangani lebih dari 100 perkara pidana yang menyeret anggota militer AS maupun pihak terkait lainnya. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan