
Kantor Microsoft. (Dok/Investment Monitor)PRIORITAS, 26/4/26 (Jakarta): Microsoft untuk pertama kalinya meluncurkan program pensiun dini sukarela bagi ribuan pegawainya di Amerika Serikat (AS). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan memangkas jumlah tenaga kerja sambil memperbesar investasi pada teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Mengutip dari laman CNN, Minggu (26/4/26), program tersebut menyasar sekitar tujuh persen dari total pegawai Microsoft di AS. Perusahaan menjelaskan, kebijakan ini berlaku bagi karyawan yang memenuhi syarat kombinasi usia dan masa kerja dengan total minimal 70 tahun.
Skema pensiun dini itu diperuntukkan bagi pegawai hingga jabatan senior director ke bawah. Microsoft dijadwalkan mulai mengirim pemberitahuan kepada karyawan yang memenuhi kriteria pada 7 Mei mendatang.
Langkah Microsoft tersebut mengikuti tren perusahaan teknologi global yang melakukan efisiensi di tengah percepatan perkembangan teknologi AI.

Beberapa perusahaan besar seperti Meta, Amazon, hingga Block sebelumnya telah lebih dulu melakukan pengurangan karyawan dalam jumlah besar.
Meta diketahui berencana memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya atau setara 8.000 pegawai. Sementara Amazon telah menghapus sekitar 30.000 posisi kerja melalui dua gelombang PHK. Adapun perusahaan fintech Block melakukan pengurangan hingga 40 persen dari total karyawannya.
Memperbesar investasinya

