Dirut Bulog ajak masyarakat cek langsung stok beras di gudang

Zamir Ambia
Senin, 20 April 2026
NEWS 0 199
3 menit membaca

PRIORITAS, 20/4/26 (Jakarta): Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengajak masyarakat untuk meninjau langsung stok beras di gudang sebagai wujud transparansi informasi serta memastikan pasokan pangan nasional tetap aman dan terkendali.


“Sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik, Bulog membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung kondisi stok beras di gudang,” kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, Minggu (19/4/26).

Ia menekankan, kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta siap disalurkan merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, target penyerapan Bulog pada tahun ini ditetapkan sebesar empat juta ton setara beras guna menjaga stabilitas pasokan dan cadangan pangan nasional. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai tiga juta ton.


“Penyerapan dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang Bulog melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Rizal.

Sebanyak 1.540 gudang

Seiring tingginya realisasi penyerapan sejak awal 2026, tingkat keterisian gudang Bulog meningkat signifikan. Saat ini, Bulog mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas riil mencapai 3.061.484 ton yang telah dioptimalkan untuk mendukung penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Untuk mengantisipasi lonjakan volume stok, Bulog menempuh langkah strategis dengan menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang filial atau non-Bulog.

Hingga kini, lanjut Ahmad Rizal Ramdhani, tercatat 1.254 unit gudang filial dengan kapasitas riil sebesar 2.686.215 ton telah dimanfaatkan guna memastikan seluruh stok tersimpan dengan baik, aman, dan tersebar merata di berbagai wilayah.

Stok mencapai 4.8 ton

Posisi stok beras yang dikelola Bulog tercatat mencapai 4.881.105 ton setara beras per 18 April 2026. Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, angka tersebut mencerminkan kesiapan cadangan yang sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

Ia menjelaskan, optimalnya tingkat keterisian gudang menjadi indikator keberhasilan penugasan pemerintah dalam menyerap produksi dalam negeri, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional serta menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya melakukan inspeksi mendadak ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/26).

Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan nasional tetap terjaga serta distribusinya berjalan lancar.

“Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat,” ucap Seskab Teddy, demikian informasi yang diterima dari Antara.

Kompleks Gudang Bulog Danurejo terdiri dari dua unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton, dan saat ini terisi penuh. Hal itu menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat daerah itu. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan