Pramugari Air Canada, Ssolange Tremblay, selamat meski terlempar keluar lebih dari 100 meter saat pesawat tersebut bertabrakan dengan truk damkar di bandara La Guardia, New York. (facebook-solange tremblay)PRIORITAS, 24/3/26 (New York): Sebuah mukjizat. Seorang pramugari pesawat Air Canada, Solange Tremblay, ditemukan selamat meski terlempar keluar sekitar 100 meter, ketika pesawat tersebut bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran saat mendarat di bandar udara La Guardia, New York.
Petugas penyelamat menemukan pramugari itu terlempar dari pesawatnya ke landasan pacu dan masih terikat di kursi penumpang.
“Itu mukjizat total”, ujar putri Tremblay, Sarah Lepine, kepada stasiun berita Kanada TVA Nouvelles Quebec, seperti dikutip Beritaprioritas.com, hari Selasa (24/3/26).
Sarah Lepine sangat bersyukur ibunya masih hidup dan selamat, meski mengalami patah tulang di salah satu kakinya dan perlu menjalani operasi, tetapi selain itu kondisinya baik-baik saja.
“Saya masih berusaha memahami bagaimana semua ini bisa terjadi. Tetapi dia jelas memiliki malaikat pelindung yang mengawasinya”, kata Sarah Lepine, lapor Fox News.
Pesawat Air Canada jenis jet CRJ-900, yang membawa 72 penumpang dan empat awak, bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran Otoritas Pelabuhan udara, saat mendarat di Landasan Pacu 4 di Bandara LaGuardia sekitar pukul 23:45 Minggu malam waktu AS.
Pilot dan copilot tewas akibat tabrakan yang menghancurkan kokpit pesawat tersebut. Sebanyak 39 penumpang dilarikan ke rumahsakit karena mengalami luka-luka.
Laporan terakhir menyebutkan, sembilan orang masih dirawat, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Sedangkan dua kru damkar selamat meski mengalami luka-luka meski truk mereka terbalik beberapa kali setelah benturan dahsyat dengan pesawat.

Truk pemadam kebakaran juga hancur dan terbalik usai bertabrakan dengan pesawat Air Canada di bandara La Guardia, New York.(@postednews)
Operasi kaki
Media Kanada, Edmonton Journal, menyebutkan Solange Tremblay berasal dari Lachute, sekitar 80 kilometer di luar Montreal.
“Sungguh keajaiban dia masih hidup. Saya belum berbicara dengannya sejak pagi ini. Dia dipindahkan ke rumah sakit lain untuk operasi kakinya,” kata Sarah Lépine kepada National Post dalam pesan Facebook.
Belum jelas apakah pramugari lainnya juga terluka.
Di halaman Facebook Tremblay terdapat puluhan pesan, sebagian besar dalam bahasa Prancis, dari teman-teman yang menyatakan keprihatinan dan mendoakan kesembuhannya.
Mengutip sumber penegak hukum yang tidak disebutkan namanya, baik media WNBC maupun CNN melaporkan Tremblay terlempar dari dalam pesawat, setelah pesawat yang ditumpanginya bertabrakan truk damkar.
“Ia baik-baik saja secara ajaib, meskipun mengalami beberapa patah tulang di kakinya”, ungkap Suami Tremblay, Denis Jr. Nicol, dalam unggahan Facebook larut malam dalam bahasa Prancis.
Ia mengatakan sedang menunggu dengan tidak sabar untuk mendengar kabar dari istrinya.
Nicol berterima kasih kepada orang-orang atas dukungan mereka.
Berdasarkan skema di Fly Radius dan situs perjalanan lainnya, versi Bombardier yang digunakan Air Canada memiliki dua kursi tambahan untuk awak kabin.
Satu di dekat bagian ekor, yang lainnya di dekat kokpit, tempat duduk pramugari Tremblay yang terlempar itu.
Mantan pramugari Air Canada yang kini bekerja sebagai reporter untuk News 12 New Jersey, Shakti Denis, mengkonfirmasi susunan tempat duduk pramugari tersebut.
“Ketika terjadi benturan, biasanya pramugari akan menunggu instruksi dari pilot,” jelas Denis.
Namun jika pramugari tidak mendengar apa pun dari pilot, maka mereka sendiri yang akan memulai evakuasi.
“Jika Anda tidak mendengar panggilan itu, maka Anda harus menggunakan penilaian Anda sendiri”, paparnya.
Dua pilot Air Canada yang tewas dalam kecelakaan itu diidentifikasi sebagai Mackenzie Gunther dan Antoine Forest.
Presiden Air Canada Jazz, Doug Clarke, menyatakan hari yang sangat sulit bagi maskapainya, selain dua pilotnya tewas juga terdapat penumpang yang mengalami luka-luka terkena dampak kecelakaan penerbangan 8646 itu.
“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan teman-teman dari kedua pilot kami dan dukungan tak tergoyahkan kami kepada mereka yang terluka”, kata Doug Clarke.

Pesawat Air Canada dalam posisi terangkat dengan kokpit hancur usai tabrakan dengan teuk damkar di landasan pacu bandara La Guardia, New York.(@postednews)
Kotak hitam
Para penyelidik dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat, berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) perekam suara kokpit dan Flight Data Recorder (FDR) perekam data penerbangan dari pesawat tersebut.
Perangkat-perangkat tersebut sedang dianalisis, dan temuan-temuan penting diperkirakan akan segera tersedia terutama data pada detik-detik terakhir pesawat bertabrakan.
Ketua NTSB, Jennifer Homendy, mengatakan perekam suara kokpit tidak rusak dan telah diangkut ke laboratorium NTSB Washington DC untuk dianalisis.
Dia menjelaskan untuk mengakses perekam, NTSB, Otoritas Pelabuhan, dan petugas tanggap darurat membuat lubang di atap pesawat.
Homendy mengatakan para penyelidik sedang berupaya menentukan detail-detail penting, termasuk posisi pesawat dan truk pemadam kebakaran beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.
Investigasi ini juga mencakup peninjauan rekaman pengawasan dan data kontrol lalu lintas udara, termasuk pemutaran ulang sistem deteksi permukaan bandara yang digunakan petugas pengendali lalu lintas udara.
Homendy mencatat lokasi kecelakaan sangat luas, dengan puing-puing tersebar di beberapa area landasan pacu dan jalur taksi.
Para penyelidik harus mendokumentasikan dan mengumpulkan bukti dengan cermat sebelum menyingkirkan puing-puing — sebuah proses yang diperkirakan akan memakan waktu berhari-hari.(P-Jeffry W)