Penampakan kapal induk USS Dwight D Eisenhower dan kapal perang lainnya melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Persia pada hari Minggu, 26 November 2023 lalu. (‘Courtessy’ Kompas.com/Information Technician Second Class Ruskin Naval/U.S. Navy via AP, file)PRIORITAS, 16/3/26 (Washington): Operasi gabungan multinasional yang dipimpin AS untuk mengamankan Selat Hormuz dapat segera dimulai, tetapi membutuhkan persiapan. Demikian penegasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Segera, tetapi kita perlu sedikit waktu untuk sampai ke sana,” tegas Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang waktu operasi untuk mengamankan Selat Hormuz, seperti dikutip Antara.
Nego dengan tujuh negara
Dilaporkan, Pemimpin AS itu menuntut agar negara-negara membantu mengamankan selat tersebut, seraya menambahkan, Washington sedang bernegosiasi dengan tujuh negara mitra.
Diketahui, pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang target di Iran, termasuk Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran melakukan serangan balasan di wilayah Israel, serta di fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Kemudian, di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah, pengiriman logistik dunia melalui Selat Hormuz, jalur utama untuk mengirimkan minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global, praktis terhenti, dan perusahaan asuransi telah mulai menaikkan premi dan meninjau cakupan di tengah meningkatnya ancaman keamanan di sana. (P-*r/jr)