Wali Kota Caroll pimpin Forkompinda kunjungi siswa korban MBG di RS Anugerah

Deky Geruh
Selasa, 27 Januari 2026
DAERAH 0 389
3 menit membaca

PRIORITAS, 27/1/26 (Tomohon) : Usai memimpin upacara peringatan HUT ke-23 Kota Tomohon di Stadion Babe Palar, Wali Kota Caroll Senduk bersama Forkompinda mengunjungi RSUD Anugerah, tempat sebagian korban Makan Bergizi Gratis (MBG) dirawat.


Didampingi Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, mereka menyempatkan mengunjungi para korban yangmerupakan siswa di sejumlah sekolah di Tomohon, dan diduga mengalami keracunan makanan.

Kunjungan dilakukan di RSUD Anugerah Tomohon, tempat sebagian korban mendapatkan perawatan medis. Selain di RSUD Anugerah, para korban juga dirawat di beberapa rumah sakit lainnya, yakni RS Gunung Maria, RS Bethesda, dan RS Siloam Sonder, sesuai dengan kebutuhan penanganan medis.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota bersama rombongan Forkopimda melihat secara langsung kondisi para siswa yang sedang menjalani perawatan serta berdialog dengan pihak manajemen rumah sakit dan tenaga medis untuk memastikan para korban memperoleh penanganan yang cepat dan maksimal.


Wali Kota Tomohon menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berharap seluruh korban dapat segera pulih. Pemerintah Kota Tomohon, kata Wali Kota, akan melakukan langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait guna menelusuri penyebab dugaan keracunan makanan tersebut serta mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Tomohon. Kami memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” ujar Wali Kota.

Pemerintah Kota Tomohon juga mengimbau pihak sekolah serta penyedia makanan di lingkungan pendidikan agar lebih memperhatikan standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan demi melindungi kesehatan para siswa.

Sebelumnya puluhan siswa dilaporkan dilarikan ke rumah sakit pada Senin (26/1/2026), diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja disosialisasikan di sekolah mereka.

​
​Berdasarkan data, para korban didominasi oleh siswa dari SD Katolik III Tomohon.
​Gejala mulai dirasakan para siswa sekitar 1 hingga 2 jam setelah jam makan siang.

Sejumlah saksi mata menyebutkan anak-anak mulai mengeluh mual, pusing, hingga muntah-muntah hebat. Pihak sekolah segera bertindak cepat dengan menghubungi ambulans dan mengevakuasi para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sebagian besar korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Anugerah Tomohon.

​Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, bersama jajaran Forkopimda langsung meninjau lokasi perawatan di RS Anugerah untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan terbaik.

​”Fokus utama kita saat ini adalah keselamatan anak-anak. Saya sudah instruksikan Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa pengecualian,” tegas Sendy.

​Ia juga menambahkan pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh. “Kami akan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium (BPOM). Jika ditemukan kelalaian dari pihak penyedia atau vendor, tentu akan ada sanksi tegas. Ini menyangkut kesehatan generasi kita,” lanjutnya.

Kapolres Tomohon dan Dandim 1302/Minahasa yang turut hadir juga mengawal proses pengambilan sampel sisa makanan di sekolah. Pihak kepolisian saat ini tengah memintai keterangan dari beberapa saksi, termasuk pihak pengelola dapur atau penyedia menu MBG tersebut.(P/wolter rumapar)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan