
Jembatan Tengku Fisabilillah atau lebih populer dengan sebutan Jembatan Barelang, salah satu icon wisata Batam. (Istimewa)PRIOITAS, 17/1/2026 (Batam): Kota Batam kini dikenal sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia. Dari pulau kecil yang dahulu dihuni masyarakat pesisir dan nelayan, Batam bertransformasi menjadi pusat industri, perdagangan, dan pariwisata strategis di Provinsi Kepulauan Riau.

Kemajuan Batam tidak terlepas dari letak geografisnya yang sangat strategis. Berada di jalur pelayaran internasional dan berdekatan langsung dengan Singapura serta Malaysia, Batam memiliki posisi penting dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan regional maupun global.
Berdasarkan Buku Profil Kota Batam Tahun 2022, Batam awalnya dihuni komunitas Orang Selat yang menggantungkan hidup dari laut. Potensi wilayah ini mulai dikembangkan pada dekade 1960-an sebagai basis logistik. Transformasi besar terjadi pada 1970-an, ketika pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1973 menetapkan Batam sebagai kawasan industri.
Sejak itu, pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang terus dipacu untuk menarik investasi. Kebijakan tersebut mengubah Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri, perdagangan, pariwisata, serta alih kapal (shipyard).

Selain industri, sektor pariwisata Batam juga berkembang pesat. Pemerintah daerah aktif mengembangkan berbagai destinasi, mulai dari kawasan pantai dan resor, pusat kuliner, hingga kawasan belanja modern. Batam juga menawarkan wisata sejarah dan budaya, salah satunya melalui Museum Batam Raja Ali Haji yang merekam perjalanan Batam dari era Kerajaan Riau Lingga hingga masa pembangunan modern.
Didukung infrastruktur yang memadai, akses transportasi yang mudah, serta promosi pariwisata yang berkelanjutan, sektor pariwisata kini menjadi salah satu pilar utama ekonomi kota.
Sebagai pusat industri, perdagangan, dan pariwisata yang kompetitif, Batam memegang peran penting sebagai motor penggerak pembangunan Kepulauan Riau. Letaknya yang strategis menjadikan Batam sebagai gerbang utama masuknya wisatawan dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan di kawasan barat Indonesia. (P-Jeff K)

