Terintegrasi Rempang Eco City, Tanjung Banon diproyeksi jadi motor ekonomi Batam

Johanes Christiaan
Minggu, 19 April 2026
DAERAH EKBIS 0 294
1 menit membaca

PRIORITAS, 19/4/2026 (Batam): Amsakar Achmad menegaskan kawasan Tanjung Banon disiapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pengembangan Batam sebagai kawasan industri dan investasi.


Menurut Amsakar, Tanjung Banon tidak hanya menjadi lokasi program transmigrasi, tetapi juga bagian dari pengembangan kawasan strategis Rempang dan Galang dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

“Kawasan ini terintegrasi dengan Batam sebagai pusat industri, perdagangan, dan logistik, sehingga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya, akhir pekan di Batam.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang transparan dan partisipatif agar masyarakat dapat menerima serta terlibat dalam proses pembangunan. Pemerintah pun menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari kepastian lahan 500 meter persegi per keluarga, rumah layak huni, hingga bantuan kebutuhan dasar.


Selain itu, penguatan sektor ekonomi lokal juga menjadi perhatian. Di sektor perikanan, pemerintah menyiapkan pembangunan dermaga dan fasilitas BBM untuk nelayan. Sementara di sektor pertanian, akan dikembangkan konsep food estate guna mengatasi keterbatasan lahan.

Amsakar optimistis, dengan dukungan infrastruktur dan perencanaan matang, Tanjung Banon akan berkembang menjadi kawasan ekonomi baru yang mampu menarik investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam ekosistem ekonomi yang dibangun,” tegasnya. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan