Tantang juara tinju dunia tak terkalahkan, Junto Nakatani hadapi pertarungan bersejarah

Wolter Rumapar
Sabtu, 25 April 2026
Tinju 0 453
2 menit membaca

Mantan juara dunia tiga divisi Junto Nakatani siap rebut gelar kelas bantam. (WBC)


PRIORITAS, 25/4/26 (Tokyo): Juara dunia tidak terkalahkan kelas bantam super (55,3 kg) Naoya Inoue akan ditantang Junto Nakatani dalam pertarungan di Tokyo Dome, Jepang, 2 Mei mendatang.

Junto Nakatani, mantan juara dunia di tiga divisi itu, fokus pada strategi untuk menggulingkan juara dunia tersebut.

Lawannya Nakatani, adalah
Inoue yang dijuluki “The Monster”. Inoue memiliki rekor profesional 30 kemenangan (27 KO).


Statusnya juara dunia tak terbantahkan kelas super bantam pemegang sabuk WBA, WBC, IBF, dan WBO.

Inoue juga merupakan mantan juara tak terkalahkan  kelas bantam dan dikenal sebagai salah satu petinju pound-for-pound terbaik dunia.

Nakatani telah menjalani sesi latihan terbuka dan menunjukkan persiapannya untuk pertarungan bersejarah sesama petinju Jepang itu dengan mencapai tingkat kematangan teknis dan fisik.

Petsiapkan sepanjang hidupnya

“Saya memasuki ring dengan memikirkan strategi saya, menjaga jarak, dan bahwa ini adalah momen yang telah saya persiapkan sepanjang hidup saya,” kata Junto Nakatani dikutip dari laman World Boxing Council (WBC), Sabtu (25/4/26)

Dalam sesi latihan tersebut, mantan juara dunia kelas terbang (50,8 kg) dan super terbang (52,2 kg) versi World Boxing Organization (WBO) serta juara dunia kelas bantam (53,5 kg) WBC itu memamerkan jangkauan tangan yang impresif dan posisi kidal yang dinilai semakin solid dan berbahaya.

Saat berlatih dengan sarung tinju, Nakatani menunjukkan kombinasi uppercut dan hook ke tubuh dengan kekuatan yang ideal untuk kelas super bantam, sekaligus mengirim pesan soal akurasi dan daya rusak pukulannya.

Nakatani miliki rekor 32 kemenangan (24 KO) itu akan naik ring dengan misi menggulingkan Inoue, yang juga datang dengan reputasi luar biasa.

Tim Nakatani menyoroti bahwa petinju berusia 27 tahun itu menjalani pemusatan latihan intensif yang berfokus pada mobilitas lateral, pengaturan jarak, dan penyesuaian ritme untuk mengimbangi daya ledak dan tekanan konstan milik Inoue.

Dilansir Antara, laga utama antara Nakatani dan Inoue juga akan menjadi puncak rangkaian pertandingan besar yang menampilkan sejumlah duel bergengsi lainnya, yang juga mencakup pertarungan gelar kelas bantam WBC oleh Takuma Inoue melawan legenda Kazuto Ioka.(P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan