Subsidi haji Sulut naik jadi Rp5 Juta, gubernur Yulius Selvanus ringankan beban jemaah

Sem Muhaling
Sabtu, 18 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 18/4/2026 (Manado): Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, menyetujui kenaikan subsidi biaya lokal bagi calon jemaah haji asal Sulut menjadi Rp5 juta per orang.
Kebijakan tersebut diambil setelah gubernur menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, di Wisma Negara, Bumi Beringin, Jumat (17/4/2026).
Sebelumnya, subsidi yang diberikan pemerintah daerah sebesar Rp3,8 juta per jemaah. Kenaikan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya biaya penyelenggaraan haji, terutama akibat lonjakan harga avtur yang berdampak pada biaya penerbangan.


“Sebelumnya subsidi biaya lokal bagi jamaah haji asal Sulawesi Utara sebesar Rp3,8 juta dan menjadi Rp5 juta per orang,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sulut Wahyudin di Manado, Jumat sebagaimana dilansir dari manado.antaranews.com.
Gubernur menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menjalankan ibadah haji agar tetap terjangkau.
“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa berangkat haji meskipun ada tekanan biaya dari faktor eksternal,” ujarnya sebagaimana dilansir dari beritamanado.com.

Wujud Kepedulian Pemerintah Daerah
Kenaikan subsidi ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap umat, sekaligus upaya menjaga aksesibilitas ibadah haji bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Selain itu, kebijakan ini juga mendapat apresiasi dari pihak Kementerian Haji dan Umrah. Wahyudin Ukoli menyebut langkah tersebut sebagai sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan penyelenggara haji dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah.

Dorong Embarkasi Haji di Sulut
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga kembali menyampaikan harapannya agar Sulawesi Utara ke depan memiliki embarkasi haji sendiri. Keberadaan embarkasi dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi, kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi jemaah asal daerah.
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulut, Anna Pangalila, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti kebijakan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.

Kolaborasi untuk Pelayanan Lebih Baik
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji.
Dengan kenaikan subsidi ini, pemerintah berharap beban biaya yang ditanggung calon jemaah dapat berkurang, sekaligus memastikan masyarakat Sulawesi Utara tetap memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji secara layak.(P-Sem)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan