
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan stimulus ekonomi 2025 senilai Rp16,23 triliun yang mencakup perpanjangan empat program hingga 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 5,2 persen. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
PRIORITAS, 15/9/25 (Jakarta): Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen dan meluncurkan stimulus ekonomi senilai Rp16,23 triliun. Pemerintah memproyeksikan kebijakan ini menggerakkan lapangan kerja sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Stimulus ekonomi 2025 mencakup delapan program. Pemerintah melaksanakan program magang bagi lulusan baru, memperluas PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah, serta menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram. Paket ini memperlihatkan strategi pemerintah yang langsung menyasar masyarakat.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan stimulus juga menjangkau pekerja informal. Pemerintah menanggung iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, menurunkan bunga program perumahan BPJS Ketenagakerjaan, serta menggulirkan padat karya tunai. Pemerintah sekaligus mempercepat deregulasi PP28/2025 dan membangun program perkotaan untuk mendukung gig economy.

“Ya, kami berharap target 5,2% (pertumbuhan ekonomi) kita bisa capai,” kata Menko Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/25).

