Siap lakukan aksi, ribuan driver Batam desak evaluasi regulasi transportasi online

Johanes Christiaan
Selasa, 7 Oktober 2025
DAERAH 0 547
2 menit membaca

PRIORITAS, 7/10/2025 (Batam): Ratusan pengemudi transportasi daring di Kota Batam membentuk Koalisi Driver Online (KDO) Batam yang resmi dideklarasikan pada Minggu (5/10/2025).


Gerakan ini berada di bawah naungan Komunitas Andalan Driver Online (Komando) dan menjadi wadah bersama bagi pengemudi roda dua dan roda empat.

Narahubung KDO Batam, Gusril, mengatakan pihaknya akan menggelar aksi pekan depan di empat titik, yakni Graha Kepri, kantor Maxim, kantor Gojek, dan kantor Grab, dengan perkiraan massa mencapai 2.000 orang.

Menurutnya, aksi ini merupakan respons terhadap desakan kelompok lain yang meminta penutupan aplikasi Maxim.


“Kami menolak penutupan salah satu aplikator tanpa solusi. Banyak driver yang hanya bergantung pada akun Maxim. Kalau ditutup, mereka kehilangan mata pencaharian,” ujarnya.

KDO Batam mengajukan lima tuntutan utama, antara lain, evaluasi SK Gubernur Kepri Tahun 2024 tentang transportasi online, penghapusan program di bawah ketentuan tarif seperti GrabBike Hemat dan Double Order, menolak penutupan aplikasi Maxim tanpa solusi, mendorong penerapan aturan KP 667 dan KP 1001 secara menyeluruh, serta mendesak pemerintah menghadirkan aplikasi resmi milik negara yang transparan dan berkeadilan.

Ketua Umum Komando, Feryandi Tarigan, menegaskan bahwa para driver online menolak kebijakan sepihak yang merugikan pengemudi. Ia juga menyoroti tudingan bahwa driver kini terpecah dua kubu.

“Bukan pecah, hanya berbeda sikap. Kami menolak diskriminasi. Kalau melanggar, semua aplikator melanggar, jadi jangan hanya Maxim yang disalahkan,” tegasnya.

KDO Batam berharap pemerintah daerah dan pusat segera membuka ruang dialog dengan perwakilan driver untuk mencari solusi yang adil tanpa mematikan mata pencaharian ribuan pengemudi online di Batam. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan