
Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Daud Malensang, S.Sos. memimpin rapat bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo), Sthela F. Bentian, S.Si., M.Si. (Nelson Sangadi)PRIORITAS, 26/09/26 (Melonguane, Talaud): Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bergerak cepat menindaklanjuti hasil penilaian interviu Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital (PEMDI) Tahun 2026 oleh asesor eksternal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pemkab mebahas tindak lanjut hasil penilaian tersebut dalam rapat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (25/9/26). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki sejumlah catatan asesor, terutama terkait kelengkapan bukti dukung atau evidence pada sejumlah indikator penilaian pemerintahan digital.
Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Daud Malensang, S.Sos., memimpin rapat tersebut bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo) Talaud, Sthela F. Bentian, S.Si., M.Si. Dalam kapasitasnya sebagai leading sector transformasi digital daerah, Dinas Kominfo mengoordinasikan tindak lanjut atas berbagai catatan tim asesor.
Sejumlah perwakilan perangkat daerah yang menjadi pengampu indikator PEMDI juga hadir dalam rapat tersebut. Keterlibatan lintas perangkat daerah penting karena indikator pemerintahan digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi informasi, tetapi juga mencakup kualitas layanan publik, tata kelola pemerintahan, manajemen internal serta pengelolaan dan keamanan data.

Kepala Dinas Kominfo Talaud, Sthela F. Bentian, mengatakan pihaknya telah merinci berbagai masukan dan catatan tim asesor dalam proses interviu evaluasi. Karena itu, ia meminta masing-masing OPD segera melakukan pembenahan dan melengkapi dokumen yang masih menjadi kekurangan.
Menurutnya, tindak lanjut hasil evaluasi harus fokus pada langkah konkret dengan memastikan setiap dokumen dan data pendukung tersedia serta memenuhi ketentuan penilaian dari pemerintah pusat.
Asisten I Sekda Talaud, Daud Malensang, menegaskan peningkatan kinerja pemerintahan digital bukan semata-mata menjadi tugas Dinas Kominfo. Seluruh perangkat daerah memiliki peran sesuai indikator dan bidang kerja masing-masing.
Ia menjelaskan, transformasi digital pemerintahan berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, hasil evaluasi PEMDI juga menjadi gambaran mengenai kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang cepat, akurat dan transparan.
Daud meminta seluruh OPD proaktif menindaklanjuti catatan asesor serta menyelesaikan kekurangan administrasi maupun dokumen pendukung sebelum batas waktu penilaian berakhir. Koordinasi lintas perangkat daerah juga perlu diperkuat agar proses pemenuhan indikator dapat berjalan secara terarah.
Melalui rapat tindak lanjut tersebut, Pemkab Kepulauan Talaud menargetkan seluruh persyaratan indikator dapat terpenuhi secara optimal. Upaya itu kiranya akan berdampak terhadap peningkatan tingkat kematangan digital pemerintah daerah dalam Evaluasi PEMDI Tahun 2026.
Bagi Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai salah satu daerah perbatasan, penguatan pemerintahan digital memiliki arti penting. Pemanfaatan teknologi nantinya dapat membantu pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan di wilayah kepulauan.
Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital (PEMDI) merupakan instrumen yang digunakan KemenPAN-RB untuk mengukur tingkat kematangan transformasi digital pemerintah daerah. Penilaiannya mencakup sejumlah aspek utama, antara lain tata kelola, layanan publik digital, manajemen internal digital serta infrastruktur digital.
Pemkab Talaud berharap berbagai langkah pembenahan yang dilakukan setelah proses interviu tersebut dapat memperkuat capaian evaluasi tahun ini. Pada akhirnya, penguatan pemerintahan digital diharapkan tidak hanya berdampak pada capaian indikator penilaian, tetapi juga memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kepulauan Talaud. (P- Nelson Sangadi)

