Sekolah Rakyat, Prabowo: Negara tak boleh biarkan anak bangsa kehilangan harapan

Johanes Christiaan
Selasa, 13 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 13/1/2026 (Banjarbaru): Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan rasa haru dan bangga usai menyaksikan langsung capaian para siswa Sekolah Rakyat dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, yang dipusatkan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud keberanian negara dalam mengambil langkah nyata untuk menjawab kebutuhan rakyat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Bayangkan kalau waktu itu kita tidak berani mengambil sikap. Kita memilih melakukan sesuatu yang mungkin tidak lazim, membangun sekolah terbaik, sekolah berasrama bagi mereka yang mungkin tidak punya harapan dan berasal dari keluarga yang tertinggal,” ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan pesan moral yang kuat kepada para siswa agar tidak pernah merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga. Ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan orang tua adalah pekerjaan mulia yang dilakukan dengan kejujuran dan keringat.

“Hormati orang tuamu. Jangan pernah malu. Mereka lebih mulia daripada orang-orang pintar tetapi koruptor, yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Sekolah Rakyat menjadi simbol kehadiran negara dalam memastikan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan bagi seluruh anak bangsa. Menurutnya, keterbatasan ekonomi bukanlah kesalahan anak maupun orang tua, melainkan tantangan yang harus dijawab oleh negara.

“Kalau mereka belum mampu, itu bukan salah mereka atau orang tuanya. Negara memang belum bisa memberi yang terbaik untuk semua rakyat, tetapi kita akan berjuang keras agar seluruh kekayaan negara dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandas Presiden.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul yang berdaya saing dan berkeadilan sosial. (P-*/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025