Pulau indah di Prancis tawarkan wisata berkuda di lepas pantai Atlantik

Rebecca Wilhelmina T
Kamis, 13 Agustus 2026
4 menit membaca

PRIORITAS, 13/8/26 (Charente-Maritime, Prancis): Jika berkunjung ke Pulau Oléron di wilayah Charente-Maritime, Prancis, pada musim panas ini, Anda pasti tergoda untuk berenang di laut. Namun tahukah Anda bahwa Anda juga bisa berenang sambil menunggang kuda?


Terletak di pesisir utara Oléron, tak jauh dari Fort Boyard, Les Cavaliers d’Oléron di pantai Samudera Atlantik itu menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk menjelajahi hutan, pantai, dan kawasan rawa pulau tersebut dengan menunggang kuda Camargue.

Asosiasi kecil ini pertama kali didirikan pada 1993 dan beroperasi selama delapan tahun, sebelum akhirnya dibuka kembali pada tahun 2017. Tahun ini, sang ketua, Pascal Maria, ingin memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk ikut memandikan kuda-kudanya di laut.

Pascal Maria pertama kali mendirikan asosiasi Les Cavaliers d’Oléron pada tahun 1993. “Ini adalah kegiatan yang pernah saya lakukan bertahun-tahun lalu bersama kelompok remaja yang mengikuti kursus berkuda selama seminggu,” ujarnya kepada media Prancis berbahasa Inggris, The Connexion, seperti dilansir Beritaprioritas.com pada pekan ini.


Ia menambahkan, “Jika saya merasa yakin dengan kemampuan berkuda mereka, kami akan masuk ke dalam air. Hal itu terasa seperti semacam hadiah di penghujung minggu.” ujarnya.

Jadwal kuda di pantai

Pulau Oléron (Île d’Oléron), pulau metropolitan terbesar kedua di Prancis setelah Korsika. Terletak di lepas pantai Atlantik wilayah Charente-Maritime, pulau seluas sekitar 174 km² ini terhubung ke daratan utama Prancis melalui sebuah jembatan viaduk, dan terkenal dengan pantai pasir emas, desa warna-warni, industri tiram, dan tentu saja wisata berkuda lepas pantai. (Courtesy: francetoday.com)

Pascal Maria mengisahkan, saat gelombang panas bulan Mei lalu, ia mengajak beberapa penunggang berpengalaman untuk membawa kuda-kuda masuk ke dalam air agar mereka tidak kepanasan. Hal itulah yang memunculkan gagasan untuk menawarkan jenis perjalanan berkuda di lepas pantai kepada masyarakat umum.

“Menjelang periode gelombang panas yang panjang musim panas ini, kami akan berupaya mengaturnya agar kegiatan berkuda tetap bisa dilakukan meskipun cuaca sedang panas,” jelasnya.

Pascal Maria, yang telah tinggal di pulau tersebut selama 35 tahun, menjelaskan bahwa sebelum tanggal 15 Juni, pantai-pantai tertentu terbuka bagi kuda dan anjing. Namun, setelah tanggal tersebut hingga 15 September, wali kota di setiap wilayah berwenang memutuskan apakah hewan masih diizinkan berada di area pantai atau tidak.

Di Saint-Georges-d’Oléron (Charente-Maritime), kuda diizinkan berada di pantai sebelum pukul 09.00 dan setelah pukul 19.30; artinya, kegiatan berkuda harus mematuhi jadwal tersebut sekaligus memperhatikan prediksi pasang surut air laut.

“Saat cuaca panas, kuda-kuda saya hanya keluar kandang pada pagi hari atau malam hari, yang mana waktu-waktu tersebut sesuai dengan ketentuan yang diizinkan oleh pemerintah setempat. Hal ini lebih aman bagi penunggang maupun kuda-kudanya,” ujar laki-laki kekar tersebut.

“Selain itu, kita tidak boleh lupa bahwa pada akhirnya, kegiatan ini [berkuda di laut] ditujukan demi kebaikan kuda itu sendiri; bukan semata-mata untuk para penunggang yang bisa berenang kapan pun mereka mau,” sambungnya.

Pengalaman menyenangkan bagi penunggang

Pascal Maria (kanan), dan penunggang kuda di Pulau Oléron yang dikembangkannya di Prancis. (Courtesy: connexionfrance.com)

“Berenang sangat bermanfaat bagi kesehatan kuda. Saat mereka mengalami cedera atau masalah sendi, kami sering mengupayakan sesi berenang sesering mungkin untuk membantu memulihkan kondisi fisik mereka; kegiatan ini juga sangat baik untuk hidrasi tubuh mereka,” jelasnya.

“Tujuannya lebih pada pemulihan, meskipun juga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para penunggang, yang banyak di antaranya belum pernah mencoba hal ini sebelumnya,” tutur Pascal Maria.

Dijelaskannya, peserta mungkin diminta untuk menunggang tanpa pelana jika masuk ke laut bersama Les Cavaliers d’Oléron.

Meskipun menawarkan perjalanan berkuda bagi pemula maupun penunggang berpengalaman (usia 10 tahun ke atas), membawa kuda masuk ke laut lebih menantang dibandingkan perjalanan berkuda biasa di daratan. Perbedaan utamanya adalah kegiatan berkuda di air ini dilakukan tanpa pelana.

“Tentu saja kami selalu berangkat dalam kelompok-kelompok kecil, dan meskipun pesertanya adalah pemula, mereka harus memiliki kebugaran yang cukup serta keseimbangan tubuh yang memadai; jika tidak, situasinya bisa menjadi sulit.”

Kuda ras Camargue yang serba bisa

Les Cavaliers d’Oléron merawat 16 ekor kuda Camargue—ras kuda berwarna abu-abu muda yang dihasilkan oleh kulit hitam di balik bulu putih, yang baru tampak saat kuda beranjak dewasa.

“Camargue adalah kuda yang luar biasa; terlebih lagi, kuda ini hidup dalam kondisi semi-liar di habitat aslinya berupa rawa dan lahan basah di wilayah Bouches-du-Rhône. Kondisi tersebut mirip dengan lingkungan di sini, dan itulah sebabnya saya memilih ras ini untuk Île d’Oléron,” ujar Pascal Maria.

“Kuda ini kokoh, sangat tangguh, energik, dan serba bisa. Ukurannya tidak terlalu besar, namun memiliki semangat yang luar biasa,” tutupnya. (P-*/rwt)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan