
Persebaya berhasil menjadi juara Piala Presiden 2026, setelah mengalahkan Persib Bandung melalui babak adu penalti dengan skor 6-5. (Persib)PRIORITAS, 7/8/26 (Jakarta): Melalui drama adu penalti, Persebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026, setelah mengalahkan Persib Bandung. Green Force menang 6-5 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pertandingan, Sabtu (6/8/26) malam.

Sesungguhnya, drama langsung terjadi pada eksekutor pertama Persib. Barros gagal menjalankan tugasnya setelah tendangan ke sisi kiri gawang mampu ditepis kiper Persebaya, Reza.
Kemudian Miguel membuka keunggulan Persebaya dalam adu penalti. Tendangannya mengarah ke sisi kiri gawang, sementara kiper Persib, Fitrah Maulana, bergerak ke arah berlawanan.
Menjadi eksekutor berikutnya, Matricardi berhasil menjaga peluang Persib. Arah bola sebenarnya mampu dibaca Reza, tetapi sang kiper gagal menghalaunya.

Kembali Persebaya unggul setelah Risto Mitrevski menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ramon kemudian membalas untuk Persib setelah tendangannya gagal dibaca Reza.
Lalu, Mabella yang menjadi eksekutor ketiga Persebaya juga tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangannya berhasil mengecoh Fitrah Maulana dan membawa Green Force tetap unggul.
Kemudian Kakang Rudianto menjaga asa Persib. Sebagai penendang keempat, Kakang sukses mengarahkan bola ke sisi kiri gawang Persebaya.
Tapu, Diogo Ramalo kembali membawa Persebaya unggul. Ia mengecoh Fitrah dengan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Persib.
Sebenarnya Julio Cesar yang menjadi eksekutor kelima Persib berhasil memperpanjang napas Maung Bandung. Tekanan kemudian beralih kepada Yuran Fernandes yang berpeluang memastikan kemenangan Persebaya.
Berlanjut ke sudden death
Ternyata, Yuran gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil diblok Fitrah Maulana. Kegagalan tersebut membuat adu penalti harus berlanjut ke fase sudden death.
Kemudian Dedi Kusnandar berhasil mencetak gol untuk Persib. Meski bola sempat tertahan Reza, si kulit bundar tetap bergulir melewati garis gawang.
Tapi Motta membalas untuk Persebaya dengan melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang Fitrah. Adu penalti pun kembali sama kuat 5-5.
Lalu drama berlanjut ketika Hamrah yang menjadi eksekutor ketujuh Persib gagal mencetak gol. Tendangannya berhasil digagalkan Reza sehingga Persebaya kembali memperoleh kesempatan untuk mengunci gelar.
Akhirnya Gledson Paixao tampil sebagai penentu kemenangan Green Force. Tendangannya, seperti dilaporkan Beritasatu.com, menghujam bagian kanan atas gawang Persib tanpa mampu dihentikan Fitrah.
Adapun gol Gledson memastikan Persebaya mengalahkan Persib dengan skor 6-5 dalam adu penalti. Green Force pun keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah melalui laga final yang berlangsung dramatis hingga eksekutor ketujuh. (P-*/se)

