Bupati Welly Titah bawa pesan persatuan dari ‘Bumi Porodisa’ saat hadiri Paskah Nasional 2026

Selvijn MJR
Jumat, 10 April 2026
DAERAH Religi 0 202
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/4/26, (Manado): Menghadiri langsung perayaan Paskah Nasional 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang dipusatkan di Kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, pada Rabu (8/4/26), Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, membawa pesan persatuan dari ‘Bumi Porodisa’.


​Adapun kegiatan tersebut berlangsung khidmat, dihadiri ribuan jemaat dari berbagai denominasi gereja, dengan mengusung pesan dari Injil Yohanes 17, di mana perayaan kali ini juga menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa.

​Ibadah syukur tersebut dipimpin Pdt Dr Adolf Wenas dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat Sulut.

Kerukunan terjaga di Sulut


Di kesempatan itu, ​Bupati Welly Titah menyatakan kekagumannya atas antusiasme masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi.

Disebutnya, suasana penuh sukacita ini merupakan refleksi dari kerukunan yang terjaga di Sulawesi Utara (Sulut).

​”Hari ini kita melihat ribuan jemaat bersatu dalam doa. Ini bukan sekadar perayaan iman, tetapi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat persatuan kita, terutama di tengah dinamika global saat ini,” ujar Welly Titah.

​Rangkaian acara itu dimeriahkan dengan visualisasi drama kisah sengsara hingga kebangkitan Yesus Kristus yang menyentuh hati para hadirin. Selain itu, panggung utama juga diisi dengan berbagai penampilan seni budaya dan konser musik rohani.

​Turut hadir dalam acara tersebut, tokoh nasional Hashim Djojohadikusumo, yang dalam penyampaiannya mengingatkan jemaat untuk tetap menjaga persatuan di tengah tantangan zaman.

Ia juga sempat menyinggung nilai-nilai kebersamaan dalam sejarah perjuangan lokal sebagai refleksi semangat gotong royong.

​Harapan untuk masa depan

​Melalui momentum Paskah Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud berharap semangat kebangkitan dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah yang lebih harmonis.

“Semoga pesan Paskah ini membawa dampak positif bagi pembangunan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di ‘Bumi Porodisa’, agar kita terus hidup dalam kedamaian dan kebersamaan,” demikian Bupati Welly Titah. (P – Nelson Sangadi/se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan