Perguruan Tinggi Kalimantan bersinergi di IKN, siapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045

Johanes Christiaan
Sabtu, 9 Mei 2026
IKN Pendidikan 0 268
2 menit membaca

PRIORITAS, 9/5/2026 (Nusantara): Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem pendidikan masa depan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi se-Kalimantan.


Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Kalimantan yang digelar di Multifunction Hall, Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (9/5/2026).

Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Perguruan Tinggi Kalimantan”, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Rakor dihadiri pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kalimantan, pejabat Otorita IKN, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Ketua Komisi X DPR RI.


Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, berharap sinergi pemerintah dan perguruan tinggi mampu melahirkan kurikulum yang adaptif sesuai kebutuhan masa depan.

“Kita bersama-sama membangun IKN sebagai kota masa depan Indonesia. Kami berharap lahir kurikulum yang berbeda dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujar Bimo.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, dan perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem pendidikan di Kalimantan.

“Mutu perguruan tinggi adalah keharusan. Kami berharap riset dan pengembangan dapat banyak bekerja sama dengan IKN,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badri Munir Sukoco, menyebut Kalimantan memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan pembangunan IKN.

Menurutnya, IKN merupakan “laboratorium hidup terbesar di Indonesia” yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan dosen untuk kegiatan riset, magang, hingga KKN tematik.

Dalam kesempatan itu, Badri juga memaparkan tiga strategi utama perguruan tinggi sebagai katalisator pembangunan nasional, yakni penguatan kolaborasi akademik, peningkatan kerja sama dengan industri dan mitra pembangunan, serta penguatan talenta dan tata kelola perguruan tinggi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta rakor turut melakukan penanaman tanaman endemik Kalimantan di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Nusantara. (P-r/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan