Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat berada di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/26), menjelaskan kebijakan ini diambil sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi.
“Kami sudah menyampaikan surat edaran untuk seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” imbuhnya, dikutip dari Antara.
Prasetyo menyampaikan, surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga menegaskan, perayaan tahun ini sebaiknya dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kesederhanaan.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau para pejabat negara agar lebih peka terhadap kondisi sosial, mengingat masih banyak masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

“Bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik. Jadi kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan,” katanya.
Saat dimintai keterangan terkait rencana open house di Istana Kepresidenan, Prasetyo belum dapat memberikan kepastian.
Ia menyebutkan, keputusan mengenai agenda tersebut masih menunggu perkembangan situasi ke depan. (P-Zamir)

