Pariwisata Bumi Segantang Lada: ‘Cross-border tourism’ dongkrak Kepri jadi destinasi prioritas

Johanes Christiaan
Rabu, 7 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 7/1/2026 (Batam): Kepulauan Riau (Kepri) resmi diposisikan sebagai gerbang utama kunjungan wisatawan mancanegara Indonesia pada 2026.


Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam pernyataan resminya diterima Rabu (7/1/26) menyatakan, pergeseran tren pariwisata nasional menempatkan Kepri bukan lagi sebagai pelapis Bali atau Jakarta, melainkan destinasi prioritas berdaya saing global.

Keunggulan geografis yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi faktor kunci. Melalui strategi cross-border tourism, Kepri memaksimalkan konektivitas laut dan udara, didukung pelabuhan internasional di Batam dan Bintan serta kemudahan regulasi keimigrasian yang semakin digital dan fleksibel.

Ansar menjelaskan, efisiensi transportasi feri dari Singapura, pembangunan resort kelas dunia di Bintan, serta peningkatan fasilitas belanja di Batam menjadikan Kepri destinasi favorit liburan singkat hingga long stay.


Selain belanja dan kuliner, Kepri kini menawarkan wisata minat khusus seperti turnamen golf internasional, wisata bahari di Kepulauan Anambas, hingga desa wisata budaya Melayu.

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) berdampak langsung pada pertumbuhan UMKM, serapan tenaga kerja sektor pariwisata, transportasi, dan industri kreatif lokal. Pemerintah optimistis, dengan promosi berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, Kepri akan menjadi tulang punggung pariwisata nasional sekaligus wajah modern Indonesia di mata dunia.

Kunjungan Wisman capai 7.146 Orang

Sementara dilaporkan kunjungan wisman ke Kepulauan Riau pada awal 2026 mencapai 7.146 orang. Data tersebut dihimpun Dinas Pariwisata Kepri dari delapan pintu masuk terminal feri internasional per 1 Januari 2026.

Wisman terbanyak berasal dari Malaysia, Singapura, India, dan Korea. Pelabuhan Internasional Batam Centre mencatat kunjungan tertinggi dengan 2.484 orang, disusul Harbourbay Batam 1.965 orang, serta Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi sebanyak 1.263 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menyebut, wisatawan umumnya berkunjung ke Lagoi dan Trikora di Bintan, serta kawasan Nongsa, Batam Centre, dan pulau-pulau privat di Batam. Ia optimistis tren positif awal tahun ini menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata sepanjang 2026, dengan dukungan kolaborasi pemerintah dan pelaku industri pariwisata.(P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan