MUI soroti konten BEM Psikologi UI soal LGBT, minta kampus perkuat pembinaan karakter mahasiswa

Sem Muhaling
Senin, 6 Juli 2026
Kampus NEWS VIRAL 0 292
2 menit membaca

PRIORITAS, 6/7/26 (Jakarta): Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti konten kajian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang mengangkat tema “Homoseksual bukan penyimpangan”. MUI meminta UI memperkuat pembinaan karakter serta pendidikan mental dan spiritual mahasiswa di samping pengembangan akademik.

Melansir laman MUI, Wakil Ketua Umum MUI, KH M. Cholil Nafis, mengatakan status UI sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia membawa tanggung jawab besar dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan integritas moral.

“UI sebagai kampus terbaik di Indonesia harus memastikan mahasiswa memiliki mental dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya mengasah intelektualitas, tetapi juga harus mengajarkan mental dan spiritual,” kata Cholil.

Pendidikan karakter dinilai sama pentingnya dengan akademik

Cholil menegaskan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Menurutnya, kampus juga memikul tanggung jawab membentuk kepribadian mahasiswa agar siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. Ia menilai proses pendidikan ideal harus menyeimbangkan penguasaan ilmu dengan pembinaan nilai moral dan etika.

Ia juga mengaitkan kritik tersebut dengan unggahan kajian BEM Psikologi UI mengenai homoseksualitas. Menurutnya, dinamika tersebut menjadi pengingat bagi kampus untuk terus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan akademik.

UI Tegaskan unggahan BEM Psikologi UI bukan sikap resmi kampus

Sebelumnya, melansir Detikcom, Universitas Indonesia telah menegaskan bahwa materi kajian yang dipublikasikan BEM Psikologi UI tidak mencerminkan sikap resmi institusi. Pimpinan UI juga menyatakan tengah melakukan evaluasi internal terhadap polemik tersebut sesuai aturan dan kode etik kemahasiswaan yang berlaku.

UI menegaskan komitmennya terhadap kebebasan akademik yang bertanggung jawab, dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai Pancasila, peraturan perundang-undangan, dan norma yang berlaku di Indonesia. Pihak kampus juga mengajak seluruh sivitas akademika menjaga ruang dialog yang sehat, menghormati perbedaan pandangan, dan menghindari polarisasi.

Polemik masih berlanjut

Pernyataan MUI menambah rangkaian tanggapan terhadap unggahan BEM Psikologi UI yang sebelumnya memicu perdebatan di ruang publik. Sejumlah pihak menyampaikan pandangan yang berbeda mengenai isu tersebut, sementara UI memilih menyelesaikan persoalan melalui mekanisme evaluasi internal.(P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025