Berdasarkan laporan CarNewsChina pada Jumat, Traveller Plus ditawarkan dalam dua varian dengan rentang harga antara 189.900 yuan hingga 199.900 yuan, setara Rp470 juta sampai Rp495 juta.
Sementara itu, Traveller Plus C-DM tersedia dalam empat varian, dibanderol mulai 189.900 yuan hingga 219.900 yuan atau sekitar Rp470 juta hingga Rp545 juta.
Kedua model tersebut ditawarkan dengan pilihan konfigurasi lima kursi maupun tujuh kursi.
Traveller Plus tetap mengusung bahasa desain dari model sebelumnya dengan tampilan boxy yang identik dengan SUV bergaya off-road.
Mobil ini memiliki dimensi panjang 5.034 mm—lebih panjang 249 mm dibanding pendahulunya—lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.800 mm.
Semua varian Traveller Plus sudah dibekali pelek matte berdiameter 20 inci sebagai fitur standar.
Pada bagian interior, kendaraan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal, dilengkapi konfigurasi kursi yang fleksibel guna menunjang kebutuhan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Di dalam kabin, tersedia panel instrumen digital berukuran 15,6 inci serta layar kontrol utama berukuran besar.
Traveller Plus dibekali mesin 2.0 TGDI yang dipadukan dengan transmisi otomatis 8 percepatan (8AT), mampu menghasilkan tenaga maksimum 187 kW (251 hp) serta torsi puncak 390 Nm.
Penggerak XWD
Mobil ini juga dilengkapi sistem penggerak empat roda pintar XWD yang bekerja secara otomatis, didukung teknologi pengatur torsi generasi keenam dari BorgWarner serta fitur differential lock slip terbatas cerdas
Sementara itu, Traveller Plus C-DM mengusung teknologi plug-in hybrid Kunpeng Super Performance Hybrid C-DM 1.5T dengan konfigurasi motor ganda, yang mampu menyemburkan tenaga hingga 455 kW (610 hp) dan torsi gabungan mencapai 920 Nm.
Untuk performa efisiensi, kendaraan ini menawarkan pilihan jarak tempuh listrik murni sejauh 129 km, 211 km, dan 212 km (berdasarkan standar CLTC), dengan jangkauan total yang bisa mencapai hingga 1.300 km. (P-*r/Zamir Ambia)