
Dua wisatawan Jerman memberikan pertolongan pertama bagi korban Riska Halid alias Icha yang tewas terseret ombak saat mandi di pantai Pulau Bugisa, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu (2/8/2026). (‘Courtesy’ Aantara/HO-Dokumentasi Pribadi)PRIORITAS, 3/8/26 (Gotontalo): Liburan bersama teman berubah menjadi duka. Seorang mahasiswi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Riska Halid alias Icha (25), tewas terseret ombak di Pantai Pulau Bugisa, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (2/8).
Korban sempat mendapat pertolongan dari dua wisatawan asal Jerman yang kebetulan berada di lokasi. Bersama personel Pos TNI AL Kwandang, mereka melakukan upaya penyelamatan selama sekitar 20 menit. Namun, nyawa korban tidak berhasil selamat.
Riska datang ke Pulau Bugisa bersama delapan rekannya untuk berwisata dan berkemah. Rombongan tiba pada Sabtu (1/8) sore dan bermalam di pulau tersebut.
Keesokan paginya sekitar pukul 06.00 WITA, mereka berenang di pantai. Saat itu, arus laut tiba-tiba menguat hingga menyeret beberapa orang. Rekan-rekan korban berusaha memberikan pertolongan sambil meminta bantuan kepada teman yang berada di darat.
Salah seorang rekan korban mengaku sempat menarik Riska menuju bibir pantai. Namun, derasnya arus membuat proses penyelamatan tidak mudah. Saat berhasil dievakuasi, korban sudah tidak sadarkan diri.
Wisatawan asal Jerman kemudian memberikan pertolongan pertama. Meski sudah melakukan berbagai upaya, korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 09.40 WITA.
Korban tewas terseret ombak ini berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, dan sedang menempuh pendidikan di Program Pascasarjana UNG. Setelah mengevakuasi jenazah, kemudian menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan arus laut sebelum berenang di kawasan pantai. Mengutamakan keselamatan dapat mengurangi risiko kecelakaan saat berwisata.
Demikian melansir sejumlah media. (P-sm)