Geger! Gedung RS Bergerak RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara terbakar

Sem Muhaling
Kamis, 17 September 2026
Bencana DAERAH 0 138
3 menit membaca

PRIORITAS, 17/09/26 (Gorontalo Utara): Kebakaran terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS), Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.

Bangunan yang terbakar merupakan Gedung Rumah Sakit Bergerak yang berada di bagian belakang gedung utama RSUD ZUS. Api menghanguskan bangunan tersebut hingga menyisakan kerusakan berat.

Kepala Subbagian Umum dan Perlengkapan RSUD Zainal Umar Sidiki, Erich Talarima, mengatakan belum mengetahui sumber api. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Sejauh ini sumber api belum diketahui karena masih dalam penyelidikan,” kata Erich, sebagaimana diberitakan Antara News, Kamis (17/9/2026).

Bangunan kosong saat kebakaran

Gedung Rumah Sakit Bergerak tersebut memiliki sejarah penting bagi keberadaan RSUD ZUS. Bangunan itu merupakan fasilitas pertama yang menjadi cikal bakal berkembangnya rumah sakit daerah tersebut.

Dalam perkembangannya, bangunan tersebut berfungsi sebagai tempat tinggal para dokter internship yang menjalankan tugas pelayanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara. Terdapat 12 dokter yang menempati bangunan tersebut, terdiri atas sembilan dokter laki-laki dan tiga dokter perempuan.

Saat kebakaran terjadi, seluruh dokter internship sedang menjalankan tugas sehingga bangunan dalam keadaan kosong. Kondisi tersebut membuat tidak ada korban jiwa maupun korban terdampak langsung akibat kebakaran.

Erich mengatakan sebagian besar barang milik para dokter yang berada di dalam bangunan tidak berhasil terselamatkan. Berdasarkan informasi sementara, hanya dua koper berisi pakaian dan dua kasur yang dapat dikeluarkan sebelum api menghanguskan bagian bangunan lainnya.

Kerahkan lima mobil pemadam

Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak untuk menangani kobaran api. Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran setempat mengoperasikan lima unit mobil pemadam untuk memadamkan api di lokasi.

Bangunan yang terbakar terdiri atas dua bagian. Bagian depan berfungsi sebagai tempat tinggal para dokter internship, sedangkan bagian belakang sebagai lokasi penyimpanan sampah nonmedis.

Lokasi penyimpanan sampah nonmedis tersebut berada berdekatan dengan bangunan lain yang berfungsi untuk menampung sampah medis. Kondisi ini membuat penanganan api menjadi bagian penting untuk mencegah dampak kebakaran meluas ke fasilitas lain di lingkungan rumah sakit.

Masih hitung nilai kerugian

Pihak RSUD Zainal Umar Sidiki belum dapat memastikan nilai kerugian akibat kebakaran. Inventarisasi terhadap bangunan dan barang-barang yang ikut terbakar masih diperlukan sebelum jumlah kerugian dapat dihitung secara menyeluruh.

Juga belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena masih dalam proses penyelidikan. Pihak rumah sakit menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui titik awal dan penyebab munculnya api.

Meskipun satu bangunan mengalami kebakaran cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kondisi bangunan yang kosong ketika api muncul menjadi salah satu faktor tidak adanya korban dalam peristiwa itu. (P-*/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025