
Inilah Donald Trump dalam salah satu aksi panggungnya. (Reuters/Evelyn Hockstein/Courtesy Detik.com)PRIORITAS, 17/9/26 (Washington): Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengatakan, perang Iran adalah “hal kecil” bagi Amerika Serikat.
Seperti dilansir AFP, Sabtu (5/9/26) lalu, komentar Trump itu disampaikan sehari setelah Wakil Presiden JD Vance mengatakan bahwa “saya tidak akan menyebutnya perang”, meskipun terjadi peningkatan bentrokan terkait Selat Hormuz.
“Banyak orang tidak menyebutnya perang. Saya menyebutnya konflik militer karena ini hal kecil bagi kami,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval ketika ditanya mengenai pernyataan Vance itu.
“Ini bukan sesuatu yang besar. Kami sudah menangani Venezuela, dan kami juga menangani ini,” tambah Trump, yang saat itu dikelilingi para peternak sapi yang diundang dalam acara penandatanganan dua perintah eksekutif terkait pengolahan daging sapi di AS.
Tewaskan ribuan warga Iran dan 18 AS
Sebagaimana Detik.com melansir, perang yang telah berlangsung selama hampir tujuh bulan itu telah menewaskan 18 tentara AS dan ribuan warga Iran, serta banyak inftastruktur rusak.
Sementara itu, dengan kenaikan harga bahan bakar yang berpotensi membuat Partai Republik pimpinan Trump kehilangan kendali atas Kongres dalam Pemilu sela November mendatang, pemerintahannya berupaya mengecilkan dampak konflik tersebut.
Lanjut Trump mengatakan, AS melakukan “serangan berkala”, tetapi menegaskan bahwa “kami tidak sedang berperang saat ini”.
AS klaim kuasai Selat Hormuz
Ttump kembali menyampaikan klaim bahwa Amerika Serikat secara efektif menguasai Selat Hormuz dan telah menghancurkan kekuatan militer Iran.
“Apa yang telah kami lakukan sungguh luar biasa. Kami mengambil alih Venezuela dan pada dasarnya kami telah mengambil alih Iran,” kata Trump yakin.
Saat didesak mengenai penyebutan perang tersebut sebagai “hal kecil” sementara 18 personel militer AS tewas, Trump yang semakin terlihat kesal membandingkan perang Iran dengan perang AS selama bertahun-tahun di Vietnam dan Afghanistan.
“Saya rasa tidak penting apa sebutannya. Yang penting adalah fakta bahwa kami telah meraih keberhasilan besar. Kami telah menghentikan Iran memiliki senjata nuklir,” ujar Trump tegas. (P-*/jr)