Ini daftar penumpang pesawat ATR yang hilang kontak di Maros

Zamir Ambia
Minggu, 18 Januari 2026
DAERAH 0 453
2 menit membaca

PRIORITAS, 18/1/26 (Jakarta): Direktur Utama PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo menyatakan jumlah kru dalam penerbangan rute Yogyakarta–Makassar hanya tujuh orang, bersama tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan. Informasi tersebut meluruskan kabar sebelumnya yang menyebut delapan kru pesawat hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan, diketahui berstatus sebagai pesawat patroli.

“Saya menginformasikan dari PT Indonesia Air transport bahwa klarifikasi bahwa kru yang on board ada 7,” kata Tri saat jumpa pers di Kantor Kementerian Kelautan Perikanan, Jakarta, Sabtu (17/1/26), dikutip dari Liputan6.

Daftar nama yang disebutkan oleh Tri saat jumpa pers:

  • Capten Andy Dahananto
  • Muhammad Farhan
  • Restu Adi
  • Dwi Murdiono
  • Florentea Lolita
  • Esther Aprilita S.
  • Hariadi

Selanjutnya, dikutip dari MetroTV nama-nama dibawah ini tidak disebutkan dalam jumpa pers, namun tercantum dalam data manifes, yaitu:

  • Yudha Mahardika
  • Sukardi
  • Franky D. Tanamal
  • Junaidi

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan tiga pegawai KKP berada di dalam pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Ketiganya tengah menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui pemantauan udara.

Tiga pegawai KKP

Tiga pegawai KKP tersebut terdiri dari Ferry Irawan, penata muda tingkat I yang bertugas sebagai analis kapal pengawas; Deden Mulyana, penata muda tingkat I dengan jabatan pengelola barang milik negara; serta Yoga Naufal yang berperan sebagai operator foto udara.

Seluruhnya tergabung dalam tim air surveillance Direktorat Penanganan Pelanggaran, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Terdapat pegawai KKP yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia,” kata Trenggono dalam konferensi persnya, Sabtu (17/1/26).

Trenggono mengatakan, KKP akan terus memantau perkembangan pencarian pesawat ATR yang hilang kontak dan pegawai KKP yang belum ditemukan.

“KKP tentu telah dan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau sama tersebut terkait pencarian dan insiden kami serahkan semuanya ke Basarnas,” ujar dia. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025