Pembenahan air tak instan, Iman Sutiawan ajak publik percaya kepemimpinan BP Batam

Johanes Christiaan
Rabu, 28 Januari 2026
1 menit membaca

DPRD ajak warga dukung pembenahan layanan air di Batam


PRIORITAS, 28/1/2026 (Batam): Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat Batam menyikapi persoalan air bersih secara jernih dan proporsional. Ia menegaskan, masalah air bukan persoalan baru, melainkan akumulasi kebijakan dan keterbatasan infrastruktur yang berlangsung bertahun-tahun.

Menurut Iman, sistem dan jaringan air bersih yang ada saat ini dibangun ketika jumlah penduduk Batam masih relatif kecil, sehingga tidak lagi sebanding dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, perumahan, dan kawasan industri.

“Batam berkembang sangat cepat, tetapi sistem airnya tumbuh lambat. Ketimpangan inilah yang kini dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Iman menilai, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, tidak mewarisi kondisi ideal. Keduanya justru menghadapi persoalan kompleks, mulai dari infrastruktur lama hingga tingginya ekspektasi publik.

Meski pelayanan air pasca pengelolaan Moya belum sepenuhnya sesuai harapan, Iman menegaskan Amsakar–Li Claudia telah berupaya maksimal melalui evaluasi menyeluruh dan penataan ulang sistem distribusi.

“Pembenahan air bukan pekerjaan instan. Ini menyangkut fondasi pelayanan publik dan hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Ia mengingatkan, kritik tetap penting namun harus konstruktif. Dukungan masyarakat dinilai krusial agar upaya pembenahan layanan air bersih dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan dampak jangka panjang. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan