Harga BBM nonsubsidi berpeluang naik jika harga minyak dunia tetap tinggi

Zamir Ambia
Selasa, 21 April 2026
EKBIS NEWS 0 241
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/4/26 (Jakarta): Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan adanya kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi apabila harga minyak global tetap tinggi dalam waktu tertentu.


Ia menjelaskan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada mekanisme pasar yang dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia. Meski demikian, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil selama indikator utama masih berada pada level aman.

Pernyataan itu disampaikan setelah PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada Sabtu (18/4/26). Pada tahap awal, kenaikan berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga Pertamax serta Pertamax Green 95 masih belum berubah.

Selanjutnya Bahlil mengatakan, arah kebijakan berikutnya sangat ditentukan oleh pergerakan harga minyak global. Jika harga menurun, tidak akan ada penyesuaian lanjutan. Namun, apabila harga tetap tinggi, peluang kenaikan kembali tetap terbuka.


“Pemerintah memiliki kendali penuh terhadap BBM subsidi melalui formula yang telah diatur dalam kebijakan energi. Selama rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) dalam setahun masih di bawah US$100 per barel, harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan,” ucapnya Senin (20/4/26).

US$76 per barel

Bahlil Lahadalia menyampaikan, rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) sejak Januari hingga 20 April 2026 berada di kisaran US$76 per barel, masih jauh di bawah batas yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menambahkan, meski sempat menembus lebih dari US$100 per barel—sekitar US$105 hingga US$106—harga minyak dunia kini kembali melemah. Situasi ini membuat rata-rata tahunan tetap berada dalam level aman guna menjaga kestabilan harga BBM subsidi.

Selain itu, pemerintah terus mencermati pergerakan harga minyak global secara intensif, mengingat hal tersebut menjadi acuan utama dalam penentuan kebijakan energi ke depan.

Berdasarkan data terbaru, harga BBM nonsubsidi di wilayah Jakarta mengalami penyesuaian. Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.400 per liter, Dexlite menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex mencapai Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, harga Pertamax masih tetap di Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 berada di Rp12.900 per liter. Adapun BBM subsidi seperti Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan