PRIORITAS, 19/8/26 (Gorontalo): Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan target yang jelas dan terukur. Pemprov meminta organisasi perangkat daerah menyusun program berdasarkan kelompok sasaran.
Gubernur Gusnar Ismail menilai pencegahan narkotika tidak cukup melalui sosialisasi seremonial. Karena itu, pemerintah harus menentukan jumlah sasaran dan hasil yang ingin dicapai.
“Saya minta materinya terukur, misalnya nelayan. Berikan sosialisasi kepada 1.000 nelayan,” kata Gusnar di Gorontalo.
Menurutnya, angka sasaran harus jelas sejak awal pelaksanaan program. Dengan demikian, pemerintah dapat mengukur dampak kegiatan dan melakukan evaluasi secara berkala.
Arahan tersebut muncul setelah Pemprov Gorontalo menandatangani nota kesepakatan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo. Kesepakatan itu memperkuat sinergi dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika.
Program harus punya sasaran jelas
Gusnar meminta BNNP dan organisasi perangkat daerah segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut. Pemerintah ingin kerja sama itu menghasilkan program yang lebih konkret di lapangan.
Sejumlah perangkat daerah mendapat tugas menyusun langkah pencegahan sesuai bidang masing-masing. Perangkat tersebut mencakup Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Diskominfotik, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selanjutnya, setiap perangkat daerah perlu menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran. Pemerintah juga harus menyesuaikan materi dengan karakter dan kebutuhan kelompok tersebut.
Gusnar menyebut nelayan, penambang, dan pengemudi sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian. Kelompok tersebut masuk dalam pemetaan karena berkaitan dengan kasus penyalahgunaan narkotika yang ditangani BNNP.
Melalui pemetaan itu, pemerintah dapat mengarahkan intervensi secara lebih tepat. Selain itu, evaluasi program akan lebih mudah karena pemerintah memiliki indikator capaian yang jelas.
BNNP soroti nelayan, penambang dan pengemudi
Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol. Sri Bardiyati mengatakan pihaknya menangani kasus narkotika dari sejumlah kelompok masyarakat. Nelayan, penambang, dan pengemudi termasuk kelompok yang menjadi perhatian.
Sementara itu, kasus penyalahgunaan narkotika dari kalangan pelajar dan mahasiswa relatif lebih jarang ditemukan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran program pencegahan.
Sri menegaskan BNNP terus mendorong program P4GN melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pencegahan membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga terkait.
“Kami terus mendorong membangun P4GN melalui pendekatan kolaborasi dan lintas sektor,” kata Sri.
BNNP Gorontalo juga menyatakan siap mendukung program sosialisasi dan edukasi yang pemerintah daerah susun. Dukungan tersebut mencakup lingkungan pemerintahan hingga masyarakat.
Kolaborasi segera diterjemahkan menjadi aksi
Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap nota kesepakatan tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama. Sebaliknya, kesepakatan itu harus segera menghasilkan rencana kerja dengan target yang terukur.
Setiap program nantinya perlu mencantumkan sasaran, jumlah peserta, materi, serta indikator keberhasilan. Dengan pola tersebut, pemerintah dapat memantau hasil kegiatan secara berkala.
Pendekatan berbasis target juga memungkinkan pemerintah mengidentifikasi program yang efektif. Jika hasilnya belum sesuai sasaran, pemerintah dapat memperbaiki strategi pada tahap berikutnya.
BNNP Gorontalo akan memperkuat dukungan melalui edukasi dan sosialisasi P4GN. Sementara itu, organisasi perangkat daerah menyesuaikan pelaksanaan berdasarkan karakter kelompok sasaran.
Dengan langkah tersebut, Pemprov Gorontalo ingin mengubah pencegahan narkotika menjadi program yang lebih terukur. Pemerintah tidak hanya menghitung jumlah kegiatan, tetapi juga melihat dampak yang dihasilkan.
Pada akhirnya, target yang jelas diharapkan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Gorontalo. Kolaborasi lintas sektor pun menjadi kunci agar program tersebut memberikan hasil nyata bagi masyarakat. (P-Ant/sm)
Tag: Pemprov Gorontalo, pencegahan narkotika, P4GN, BNNP Gorontalo, Gusnar Ismail, Sri Bardiyati, narkoba Gorontalo, nelayan, penambang, pengemudi
Alt Text: Pencegahan narkotika Gorontalo
Frasa Kunci Utama: pencegahan narkotika Gorontalo