Evaluasi keamanan, Persib tutup sementara tribun selatan GBLA

Khalied Malvino
Minggu, 22 Februari 2026
BOLA 0 282
2 menit membaca

PRIORITAS, 22/2/26 (Bandung): Manajemen Persib Bandung resmi menutup sementara tribun selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyusul insiden kericuhan oknum suporter pada laga kontra Ratchaburi FC, Rabu (18/2/26).

Kebijakan tegas ini mulai diberlakukan pada pertandingan melawan Persita Tangerang, Minggu (22/2/26), mencakup area tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Langkah pengosongan tribun tersebut diambil sebagai bentuk evaluasi serius setelah ditemukannya rentetan pelanggaran keamanan di dalam stadion.

Sejumlah oknum suporter dilaporkan melakukan aksi pemanjatan pagar pembatas, pelemparan benda ke area lapangan, penyalaan petasan, hingga tindakan nekat merangsek masuk ke dalam lapangan pertandingan yang membahayakan keselamatan pemain dan ofisial.

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat kini tengah melakukan investigasi internal menyeluruh terhadap prosedur penyelenggaraan pertandingan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Meskipun atmosfer kompetisi internasional memicu emosi besar dari pendukung, pihak klub menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan seluruh pihak di stadion tetap merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditoleransi.

Melalui kebijakan ini, Persib Bandung mengajak seluruh elemen suporter untuk kembali menunjukkan dukungan yang dewasa dan bertanggung jawab.

Klub menekankan pentingnya menjaga marwah tim agar sepak bola tetap menjadi ruang hiburan yang aman bagi semua kalangan, sembari memastikan proses perbaikan sistem pengamanan stadion berjalan maksimal selama masa penutupan tribun tersebut.

Menanggapi keputusan pahit terkait pembatasan area penonton ini, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat memberikan penjelasan mengenai titik koordinat area yang terkena dampak langsung.

“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP barat selatan (VBS) sektor D dan E,” ujar Adhitia melalui keterangan resminya, seperti dikutip Beritaprioritas.

Mengenai komitmen klub dalam menjaga standar keamanan di setiap laga kandang, pihak manajemen memastikan adanya pemeriksaan mendalam terhadap seluruh rantai operasional pertandingan.

“Di saat yang sama, kami juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan,” tegas Adhitia menjelaskan langkah lanjutan klub.

Menutup pernyataannya, ia menyampaikan pesan krusial kepada seluruh pendukung setia agar tetap menjaga perilaku positif demi keberlangsungan ekosistem sepak bola yang sehat di Bandung.

“Sepak bola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan bagi semua pihak,” tandasnya. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025