Drama Semifinal Carabao Cup: Arsenal bekuk Chelsea 3-2

Khalied Malvino
Kamis, 15 Januari 2026
2 menit membaca


PRIORITAS, 15/1/26 (London): Tensi tinggi mewarnai Stadion Stamford Bridge saat Arsenal bekuk Chelsea dengan skor tipis 3-2 pada laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris atau Carabo Cup, Rabu (14/1/26) waktu setempat.

Kemenangan dramatis The Gunners dalam Derby London ini dipastikan melalui gol-gol dari Ben White, Viktor Gyokeres, dan Martin Zubimendi, sementara tuan rumah hanya mampu membalas lewat brace Alejandro Garnacho, merujuk catatan resmi EFL.

Hasil positif di kandang lawan ini menjadi modal berharga bagi skuad Mikel Arteta menatap pertemuan kedua di Stadion Emirates pada 4 Februari 2026.


Arsenal praktis hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket ke partai puncak, sedangkan Chelsea memikul beban berat karena wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol di markas lawan jika ingin membalikkan keadaan.

Jalannya pertandingan langsung memanas sejak awal, di mana Arsenal sukses mencuri gol cepat pada menit ketujuh melalui skema bola mati.

Sepak pojok akurat yang dilepaskan Declan Rice berhasil disambut tandukan tajam Ben White yang gagal dihalau barisan pertahanan Chelsea, membuat tim tamu unggul 1-0.

Tersengat oleh gol cepat tersebut, Chelsea langsung bereaksi dan nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Estevao.

Namun, peluang emas itu mentah di tangan Kepa Arrizabalaga yang melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap perawan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Arsenal kembali menunjukkan dominasinya dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-49.

Viktor Gyokeres dengan jeli memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan untuk menyambar bola rebound yang sukses bersarang di gawang The Blues.

Upaya tuan rumah untuk bangkit baru membuahkan hasil pada menit ke-57. Berawal dari umpan silang matang Pedro Neto, Alejandro Garnacho melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dijangkau kiper Arsenal, mengubah papan skor menjadi 1-2 dan menghidupkan asa publik tuan rumah.

Namun, momentum Chelsea kembali patah setelah Martin Zubimendi memperlebar jarak pada menit ke-71. Gelandang tersebut melepaskan tendangan akurat yang kembali merobek jala gawang Chelsea, membawa Arsenal memimpin cukup nyaman dengan skor 3-1.

Menjelang akhir laga, tepatnya saat waktu normal menyisakan tujuh menit, Garnacho mencetak gol keduanya untuk menipiskan ketertinggalan menjadi 2-3.

Meski Chelsea terus menggempur pertahanan lawan di sisa waktu, skor tersebut tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan