BPS catat kunjungan wisman tembus 7,45 juta hingga Juni 2026, tertinggi sejak 2020

Zamir Ambia
Senin, 3 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 3/8/26 (Jakarta): Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta, menjadi yang tertinggi sejak 2020.


“Secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juni 2026, total kunjungan wisman mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam keterangan resmi secara daring di Jakarta, Senin (3/8/26).

Ateng mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Juni 2026 mencapai 1,39 juta orang. Dari total tersebut, sebanyak 1.210.879 kunjungan masuk melalui pintu utama, sedangkan 175.696 kunjungan lainnya tercatat melalui pintu perbatasan.

Secara bulanan, jumlah kunjungan wisman pada Juni 2026 meningkat tipis sebesar 0,32 persen. Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Juni 2025, jumlah kunjungan tercatat menurun 2,15 persen.


Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar

Dari sisi negara asal, wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar pada Juni 2026 dengan total 258,69 ribu kunjungan atau setara 18,7 persen dari keseluruhan wisman. Namun, jumlah tersebut mengalami penurunan 13,25 persen dibandingkan dengan Mei 2026.

Di sisi lain, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Australia mengalami peningkatan. BPS mencatat kunjungan wisman dari Singapura mencapai 169,91 ribu orang atau tumbuh 24,26 persen secara bulanan (month-to-month). Sementara itu, kunjungan wisatawan asal Australia tercatat sebanyak 167,50 ribu orang, meningkat 8,04 persen dibandingkan Mei 2026 dan berkontribusi sekitar 12,1 persen terhadap total kunjungan wisman ke Indonesia.

“Secara bulanan atau month-to-month terjadi peningkatan kunjungan wisman pemegang paspor Singapura dan Australia. Sementara secara month-to-month untuk wisman pemegang paspor Malaysia justru mengalami penurunan,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Ateng menjelaskan, Bandara Ngurah Rai di Bali masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Juni 2026 dengan total 604.962 kunjungan. Sebagian besar wisatawan yang datang melalui bandara tersebut berasal dari Australia, yakni sebanyak 156.706 orang.

Setelah Bandara Ngurah Rai, Bandara Soekarno-Hatta mencatat 240.681 kunjungan wisman sepanjang Juni 2026. Sementara itu, Batam menjadi pintu masuk berikutnya dengan total 156.984 kunjungan wisatawan mancanegara. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan