Ansar luruskan isu dana Rp400 miliar: Fokus untuk kesehatan budaya infrastruktur, bukan proyek jembatan

Johanes Christiaan
Minggu, 25 Januari 2026
DAERAH KESRA 0 347
1 menit membaca

PRIORITAS, 25/1/2026 (Batam): Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meluruskan isu penggunaan dana pinjaman daerah sebesar Rp400 miliar yang kerap dikaitkan dengan proyek Jembatan Batam–Bintan.

Dalam keterangan resminya diterima Minggu (25/1/2026) Ansar menegaskan, dana tersebut tidak dialokasikan untuk proyek jembatan, melainkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Menurut Ansar, pemerintah provinsi menetapkan tiga prioritas utama penggunaan pinjaman daerah, yakni sektor kesehatan, pariwisata budaya, dan pemerataan infrastruktur di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Salah satu fokusnya adalah pembangunan rumah sakit baru guna meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Selain itu, dana juga dialokasikan untuk pembangunan Monumen Bahasa sebagai simbol sejarah sekaligus daya tarik pariwisata budaya. “Monumen bahasa penting sebagai identitas dan bisa menjadi magnet pariwisata. Selain itu, kita juga alokasikan untuk pembangunan rumah sakit,” ujar Ansar.

Untuk pemerataan pembangunan, sebesar Rp150 miliar dari total pinjaman tersebut dikucurkan khusus bagi kabupaten dan kota. Anggaran ini digunakan untuk merealisasikan berbagai usulan infrastruktur yang sempat tertunda selama beberapa tahun terakhir.

Ansar berharap alokasi dana tersebut mampu mendorong percepatan pembangunan, menggerakkan ekonomi daerah, serta menghadirkan fasilitas publik yang selama ini dinantikan masyarakat Kepulauan Riau. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025