Tonton Youtube BP

Aliansi AS-Jepang masuk zaman keemasan baru

Jeffry Wuisan
28 Oct 2025 22:14
3 minutes reading

PRIORITAS, 28/10/25 (Tokyo): Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump dan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, yang bertemu di Tokyo, gembira karena aliansi kedua negara kini memasuki zaman keemasan baru.

Menurut siaran pers yang diperoleh Beritaprioritas.com dari White House, hari Selasa (28/10/25), menyebut jejak perjanjian bersejarah antara Amerika Serikat dan Jepang sudah dimulai sejak 22 Juli 2025, yang diikuti Perintah Eksekutif 14345, serta Nota Kesepahaman terkait investasi strategis 4 September 2025.

Semua kesepakatan itu kemudian dikukuhkan lagi dalam perjanjian bersama AS-Jepang pada pertemuan puncak di Wisma Tamu Negara di Istana Akasaka di Tokyo, Selasa 28 Oktober 2025.

Presiden AS, Donald Trump dan PM Jepang Sanae Takaichi (kiri) menandatangani kesepakatan di Tokyo, sebagai aliansi keemasan baru kedua negara.(whitehouse)

Perjanjian itu akan membantu kedua negara memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan dengan demikian terus mengarah pada kemakmuran global.

Kedua pemimpin tersebut menginstruksikan para menteri dan sekretaris terkait,  untuk mengambil langkah lebih lanjut menuju zaman keemasan baru bagi aliansi AS-Jepang yang terus berkembang.

Baik Presiden Trump maupun Takaichi merasa puas, atas upaya cepat dan berkelanjutan kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat mereka untuk melaksanakan kesepakatan besar itu.

Bersemangat

Perdana Menteri Sanae Takaichi terlihat begitu bersemangat dalam pembicaraan puncak pertamanya dengan Presiden Trump di Tokyo.

Ia berkali-kali berjanji untuk mewujudkan “zaman keemasan baru” bagi aliansi negara mereka.

Presiden Trump dalam kunjungan pertamanya ke Jepang dalam enam tahun, menanggapi Jepang adalah salah satu sekutu terpenting negaranya.

Setelah pertemuan tersebut, Takaichi dan Trump menandatangani dokumen tentang memastikan rantai pasokan mineral penting, termasuk tanah jarang serta implementasi berkelanjutan dari perjanjian tarif bilateral.

Takaichi, yang baru menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang minggu lalu, berupaya membangun hubungan kepercayaan pribadi dengan Trump.

Mengingat kerja sama antara Tiongkok, Rusia, dan Korea Utara, ia juga berupaya menyoroti kekuatan aliansi Jepang-AS.

Takaichi menekankan Jepang dan Amerika Serikat memiliki “aliansi terbesar di dunia.”

Pendekatan

Sanae Takaichi, adalah anak didik mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang terbunuh dan dekat dengan Trump. Ia meniru pendekatan mentornya terhadap Trump.

Ia menjamu Presiden Trump dengan audiensi bersama Kaisar Jepang Akihito dan kunjungan kenegaraan yang meriah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Kaisar Jepang Akihito, Selasa 28 Oktober 2025.(whitehouse)

Takaichi juga memberi Trump hadiah unik sebuah putter yang pernah digunakan Abe dan sebuah tas golf bertanda tangan pegolf Jepang, Hideki Matsuyama.

Presiden Trump juga sangat memuji Takaichi ketika ia menyampaikan pidato di hadapan personel Angkatan Laut AS di atas kapal induk USS George Washington di pangkalan angkatan laut Amerika di Yokosuka, Prefektur Kanagawa,

Trump mengaku bangga Takaichi menjadi Perdana Menteri wanita Pertama di Jepang.

Sambil merangkul Takaichi, Trump juga gembira karena kini Jepang benar-benar menjadi aliansi utama Amerika Serikat.

Presiden AS itu mengaku memperkuat kerja sama di berbagai bidang, kedua sekutu ini bertujuan untuk bersama-sama melawan meningkatnya kehadiran China.

Amerika Serikat dan Jepang sudah menandatangani nota kerja sama di tujuh bidang, termasuk standar komunikasi teknologi generasi tercanggih, teknologi kuantum, fusi nuklir dan antariksa.

Keluarga korban penculikan

Presiden AS Donald Trump pada hari yang sama juga bertemu dengan keluarga warga negara Jepang, yang diculik Korea Utara.

“Kami selalu mengingat hal ini,” ujar Trump kepada keluarga korban terkait penculikan tersebut.

Trump berjanji akan membantu membebaskan para warga negara Jepang tersebut. “Kami akan melakukan segala daya upaya kami”, katanya.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menghadiri pertemuan tersebut.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x