PRIORITAS, 12/8/26 (Buntok, Kalteng): Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), merancang dan merealisasikan beragam agenda pengabdian masyarakat di Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Inisiatif terpadu ini berfokus pada sektor pendidikan, pengembangan literasi, kesehatan, hingga penataan kebersihan lingkungan desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam senam bersama di SDN Pamait. Agenda rutin tiap hari Jumat tersebut dimanfaatkan untuk membangun semangat hidup sehat serta memupuk keakraban dengan jajaran guru dan siswa.
Setelahnya, tim melanjutkan silaturahmi ke RA Al-Ihsan Pamait guna memperkenalkan diri sekaligus mempererat hubungan kerja sama di lingkungan sekolah.
Guna menyelaraskan sasaran pengabdian, mahasiswa memaparkan rencana program kerja melalui forum musyawarah di Kantor Desa Pamait. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD, TP-PKK, tenaga kesehatan Posyandu, serta perwakilan masyarakat.

Salah satu mahasiswi peserta KKN Universitas Palangka Raya, Siti Zuraida (kanan). (Beritaprioritas.com/Ahmad Arbani)
Demikian dikatakan Siti Zuraida, salah di antara mahasiswi yang terlibat kegiatan ini kepada Beritaprioritas.com di Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalteng, Rabu (12/8/26).
Diskusi interaktif tersebut tambahnya, menghasilkan berbagai masukan konstruktif demi memaksimalkan manfaat seluruh program yang diusung.
Sektor pendidikan dan pengembangan minat baca menjadi prioritas utama tim KKN UPR. Mahasiswa mendistribusikan bantuan buku untuk Kantor Desa dan meresmikan “Pojok Baca” di Kelas 4 SDN Pamait.
Pondok baca

Para mahasiswa peserta program Kuliah Kernja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya berbaur dengan aparat pemerintah desa dan warga Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. (Beritaprioritas.com/Ahmad Arbani)
Selain melakukan penataan ruang baca yang nyaman, tim menyelenggarakan sosialisasi literasi anak usia dini di RA Al Ihsan, membagikan edukasi anti bullying, serta memberikan motivasi pengembangan potensi diri bagi para murid.
”Bantuan buku cerita hingga bacaan umum kami alokasikan untuk SD dan kantor desa. Kami mendesain pojok baca seunik mungkin agar menarik perhatian siswa. Bantuan ini bersumber dari sponsor Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Siti Zuraida
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, menurut mahasiswi ini, mahasiswa turut menggerakkan aksi kebersihan dan kesehatan lingkungan. Gotong royong direalisasikan melalui pembersihan Masjid desa, Kantor Desa, serta Kantor BPD.
Aksi pembenahan lingkungan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bak sampah pemilah serta program penghijauan di area sekolah.
Seluruh program ini dijalankan secara swadaya oleh 13 mahasiswa lintas fakultas UPR selama masa KKN. Kehadiran tim KKN di tengah warga Desa Pamait diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa setempat. (P-Ahmad Arbani)