Dorong pariwisata berkelanjutan, OIKN sertifikasi pemandu ekowisata lokal

Johanes Christiaan
Rabu, 4 Februari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/2/2026 (Nusantara): Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan sertifikasi pemandu ekowisata untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal seiring meningkatnya minat dan kunjungan masyarakat ke kawasan Nusantara. Kegiatan yang diikuti 20 peserta ini berlangsung di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Selasa (3/2/2026).


Program sertifikasi digelar melalui kolaborasi antara Otorita IKN, Sekretariat Kantor Bersama Bank Indonesia (SKB BI), dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Pelatihan yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026 ini mencakup pembekalan materi serta praktik langsung untuk meningkatkan profesionalisme pemandu ekowisata.

Peserta terdiri dari sepuluh anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku dan sepuluh pemandu wisata binaan Otorita IKN. Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemandu wisata yang kompeten dan mampu terlibat langsung dalam pengembangan sektor pariwisata IKN.

“Kegiatan ini bukan hanya penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung bersama pengunjung. Saya berharap peserta dapat mengikuti secara sungguh-sungguh agar menjadi pemandu profesional dan berperan dalam pembangunan pariwisata IKN,” ujarnya.


Direktur Lembaga Sertifikasi Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Hairullah Gazali, menambahkan bahwa sertifikasi menjadi elemen wajib bagi pemandu wisata untuk memastikan standar kompetensi yang berkelanjutan. “Sertifikasi ini berlaku tiga tahun. Kompetensi harus terus diasah, apalagi pada sektor ekowisata,” katanya.

Otorita IKN juga mendorong pengembangan destinasi wisata Nusantara seperti Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, wilayah KIPP, dan sejumlah lokasi potensial lainnya. Wakil Kepala SKB BI, Dhony Iwan Kristanto, mengapresiasi langkah tersebut dan menilai kesiapan SDM pariwisata sebagai faktor penting seiring tingginya arus kunjungan ke Nusantara.

“Pertama kali datang, saya amazed. Ini kota yang dibangun oleh orang Indonesia dengan karakter Indonesia. Pada periode Nataru kemarin, ada 270 ribu pengunjung datang ke IKN, dan jumlah ini pasti akan terus meningkat,” ujarnya.

Melalui program sertifikasi ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pariwisata yang profesional dan berkelanjutan, sekaligus memastikan masyarakat lokal menjadi pelaku utama dalam pengembangan pariwisata Nusantara.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan