Meski begitu, Pramono menekankan, penanganan demam berdarah di Jakarta telah berlangsung optimal. Ia menilai sistem layanan kesehatan milik Pemerintah Provinsi Jakarta cukup siap menghadapi kenaikan kasus, baik dari aspek pencegahan, penanganan medis, maupun mekanisme rujukan pasien.
“Apalagi fasilitas kita yang berkaitan dengan DB. Jadi, baik itu puskesmas pembantu, puskesmas rumah sakit, semuanya sudah ada untuk rujukannya,” ucap Pramono.
Dengan kesiapan yang ada, Pramono optimistis layanan kesehatan Jakarta mampu merespons kebutuhan masyarakat dalam menghadapi penyakit musiman. Pemerintah Provinsi Jakarta juga terus mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Selain itu, Pemprov Jakarta secara berkelanjutan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan dan waspada terhadap penyakit musiman sebagai langkah bersama untuk menekan potensi penyebaran penyakit saat cuaca ekstrem. (P-*r/Zamir Ambia)








